Warga Madiun Antre Berjam-Jam Demi 0,5 Kg Daging Kurban

Warga mengantre untuk mengambil daging kurban di depan Masjid At-Taqwa, Kelurahan Klegen, Kartoharjo, Kota Madiun, Rabu (22/8 - 2018) sekitar pukul 14.00 WIB. (Madiunpos.com/AbdulJalil)
22 Agustus 2018 22:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Seratusan orang rela mengantre berjam-jam demi mendapatkan daging kurban di Masjid At-Taqwa, Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Rabu (22/8/2018) sekitar pukul 14.00 WIB.

Terlihat anak-anak juga ikut berpanas-panasan untuk mendapatkan daging kurban.

Pantauan Madiunpos.com di lokasi, seratusan orang sudah berdesak-desakan di depan masjid di Jl. Slamet Riyadi No. 21 Kelurahan Klegen itu sejak pukul 12.00 WIB. Mereka rela berpanas-panasan sebelum mendapatkan daging kurban yang disediakan panitia.

Panitia mengatur pola distribusi daging kurban ini dengan menggunakan kupon. Selain itu, panitia juga membatasi warga yang masuk ke kawasan masjid supaya antrean tidak mengular.

Saat panitia mulai membuka penukaran kupon dengan paket daging kurban itu ssekitar pukul 14.00 WIB, warga mulai masuk dan menukarkan kupon.

Seorang warga, Lulu, mengatakan sudah mengantre sekitar satu jam. Dia membawa anaknya ikut mengantre karena tidak ada yang menemani anaknya di rumah. "Iya ini panas sekali. Tadi ke sini pukul 13.00 WIB, karena undangannya jam segitu," ujar dia.

Ketua Panitia Kurban Masjid At-Taqwa, Karyono, mengatakan hewan kurban yang disembelih di masjid tersebut sebanyak 10 ekor sapi dan 12 ekor kambing. Panitia menyediakan 1.200 bungkus daging kurban yang diberikan kepada masyarakat. Satu bungkus berisi setengah kilogram daging.

Dia menyampaikan untuk pengambilan daging kurban itu menggunakan sistem kupon. Kupon diberikan kepada warga duafa yang ada di beberapa kelurahan di Kota Madiun dan Kabupaten Madiun.

"Kupon sudah kami serahkan kepada warga sejak sepekan lalu. Kami memberikan kupon ini kepada warga duafa," ujar dia.

Karyono menambahkan hanya warga membawa kupon dilayani dan diberikan daging. Sedangkan warga tanpa kupon tidak akan dilayani.

"Ya ini supaya lebih tertib dan lebih mudah pembagiannya. Yang ga bawa kupon ga bakal dikasih," terang dia.

Pembagian daging kurban melibatkan belasan anggota kepolisian dan TNI. Petugas keamanan menjaga proses distribusi daging kurban ini. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya