PERTANIAN NGAWI : Akhirnya, Gapoktan Tani Makmur Ngawi Jadi Terbaik Nasional

25 Agustus 2016 07:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Pertanian Ngawi, Gapoktan Tani Makmur menyabet penghargaan sebagai Gapoktan teladan tingkat nasional.

Madiunpos.com, NGAWI — Gabungan kelompok tani (Gapoktan) Tani Makmur dari Desa Kartoharjo, Kecamatan/Kabupaten Ngawi menyabet penghargaan sebagai Gapoktan teladan tingkat nasional pada tahun 2016. Penghargaan tersebut diberikan secara langsung kepada perwakilan Gapoktan Tani Makmur oleh Menteri Pertanian, Amran Sulaiman di Kantor Kementerian Pertanian beberapa hari lalu.

Penghargaan tersebut diberikan setelah tim penilai dari kementerian pertanian melakukan verifikasi mengenai kegiatan di Gapoktan Tani Makmur. Penghargaan ini tentu menjadi kado istimewa bagi anggota Gapoktan tersebut di bulan Agustus ini.

Ketua Gapoktan Tani Makmur, Sutrisno, mengatakan Gapoktan Tani Makmur selalu bersemangat dan bersaing dengan Gapoktan daerah lain dalam hal kinerja nyata. Gapoktan Tani Makmur memiliki berbagai program unggulan, salah satunya yaitu pembuatan pupuk NPK organik. Saat ini, produksi pupuk tersebut sudah menjalin kerja sama dengan CV Alam Lestari dari Purbalingga, Jawa Tengah.

“Selain itu, pupuk NPK organik ini juga sudah dilakukan uji laboratorium dengan menggandeng universitas negeri di Solo dan Malang. Selain itu kerja sama dengan pihak swasta juga dilakukan guna meningkatkan nilai tawar pupuk NPK ini,” jelas dia yang dikutip Madiunpos.com dari laman ngawikab.go.id, Rabu (24/8/2016).

Sutrisno menjelaskan keberhasilan Gapoktan Tani Makmur dalam menyabet penghargaan nasional ini tidak lepas dari enam pedoman prinsip yang dipegang Gapoktan, yaitu kebebasan, saling memahami, partisipasi, kesukarelaan, kewarkasaan, dan kemitraan. Selain itu, Gapoktan Tani Makmur secara rutin mengikuti berbagai kegiatan mulai dari pengelolaan alat pertanian, melakukan kemitraan, dan alternative permodalan yang mendukung kegiatan usaha.

Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Ngawi, Slamet Purwono, mengatakan prestasi Gapoktan Tani Makmur itu diperoleh dengan kerja keras dan didukung pembinaan tim penyuluh pertanian. Menurut dia, kerja sama tersebut yang membuat permaslaahan dalam pelaksanaan program yang dihadapi dapat segera terpecahkan.

“Program yang ditelurkan Gapoktan Tani Makmur ini juga bisa mengurangi pengangguran dan meningkatan pendapatan serta menyuplai pupuk NPK organik produksi sendiri kepada anggota kelompok tani. Tentu ini bisa untuk mengurangi ketergantungan pupuk kimia,” jelas dia.

Bupati Ngawi, Budi Sulistyono, berharap prestasi yang telah diraih Gapoktan Tani MAkmur tersebut bisa ditularkan kepada Gapoktan lain yang ada di Ngawi. sehingga kedaulatan pangan dapat terwujud dengan optimal.

“Saya berharap apa yang telah dilakukan Gapoktan Tani Makmur ini memberikan dampak yang lebih terhadap petani baik dari keuntungan dan produktifitas beras yang dihasilkan,” terang dia.