Pelajar MAN Tulungagung Sulap Bonggol Pisang Jadi Camilan Unik

Siswi MAN 1 Tulungagung Vanisha Amelia menunjukkan makanan berbahan bonggol pisang hasil racikannya di MAN 1 Tulungagung, Sabtu (8/12 - 2018). (Antara/Istimewa)
14 Desember 2018 14:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, TULUNGAGUNG -- Tiga siswi Madrasah Aliah Negeri (MAN) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, bekerja sama menciptakan ramuan kuliner berbahan bonggol pisang, sehingga menjadi camilan lezat dan memiliki kandungan gizi tinggi.

Ketiga pelajar yakni Vanisha Amelia, Lathifatul Fadhilah, dan Niken Ariningtyas menemukan resep itu dalam pembuatan karya ilmiah remaja di MAN setempat.

"Awalnya kami melihat selama ini banyak bonggol pisang yang dibuang percuma. Kami lalu menelitinya dan mengubahnya menjadi camilan makanan yang enak," kata Vanisha Amelia menjelaskan ikhwal pengembangan kuliner temuannya, Selasa (11/12/2018).

 Vanisha bersama Latifatul Fadhilah dan Niken Ariningtyas melakukan riset selama kurang lebih dua pekan. Hasilnya, selain mengandung karbohidrat setara nasi, bonggol pisang ini juga kaya akan serat sehingga baik untuk pencernaan.

Agar bisa diolah menjadi penganan yang layak konsumsi, bonggol pisang terlebih dahulu harus diiris tipis. Setelah itu, irisan tersebut dicuci bersih dan direndam dalam air kapur.

Perendaman untuk menghilangkan getah yang masih menempel pada bonggol pisang. Setelah direndam bonggol kemudian kembali dicuci dan dikukus. Bonggol kemudian digoreng dan diberi bumbu sesuai selera.

"Ini sudah kami lakukan riset dan dipastikan aman untuk dikonsumsi," katanya. Camilan yang diberi nama Tera Bonggol Pisang diklaim memiliki tekstur unik.

Meskipun melalui proses penggorengan, camilan ini tidaklah renyah dan tetap mempunyai tekstur kenyal.

Kreasi siswa ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Kepala Sekolah MAN 1 Tulungagung Sugeng Riyadi mendukung penuh setiap riset yang dilakukan oleh siswanya. Bahkan Sugeng juga akan membantu pengembagan riset tersebut.

"Seperti camilan ini, kami akan membantu untuk bisa dipasarkan, minimal di sekolah sendiri sehingga bisa menjadi tambahan saku bagi siswanya," katanya. 

Silakan KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara