Tantangan Pertanian Berat, Bupati Ponorogo Desak Pejabat Dispertan Lakukan Ini

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni menyerahkan kontak mobil ambulans desa siaga kepada penerima di Alun-alun Ponorogo, Rabu (25/7 - 2018). (Istimewa/Pemkab Ponorogo)
13 Desember 2018 22:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO -- Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni meminta kepada seluruh pejabat di Dinas Pertanian (Dispertan) setempat untuk rajin turun ke lapangan. Tujuannya agar para pejabat memiliki gambaran bagaimana kondisi di lapangan sehingga kebijakan bisa dibuat sesuai kebutuhan.

Selain itu, program-program yang disusun Dinas Pertaninan sesuai dengan kondisi riil serta dilaporkan para penyuluh pertanian lapangan (PPL).

"Saat ini kinerja dinas pertanian terutama para PPL sudah bekerja secara optimal. Terbukti dari hasil pertanian yang sudah jauh melebihi target," kata Ipong Muchlissoni di hadapan para ASN Dinas Pertanian pada Pembinaan ASN di kantor dinas terkait, Kamis (13/12/2018).

Bupati Ipong menyampaikan Ponorogo selama ini mengandalkan pertumbuhan ekonominya dari sektor pertanian. Sektor pertanian menyumbang perekonomian di Ponorogo mencapai 67%.

Menurutnya ada beberapa tantangan di sektor pertanian yang perlu digarap. Tantangan itu yaitu masih minimnya petani muda dan belum ada sistem pertanian komunal serta ongkos produksi yang masih tinggi.

Untuk menumbuhkan minat menjadi petani sebenarnya sudah ada upaya modernitas alat pertanian. Namun, hal itu masih perlu didorong supaya terus muncul petani muda.

"Model pertanian komunal memungkinkan penyatuan lahan tanpa terpisah oleh pematang. Peniadaan pematang akan membuat alat-alat modern dan mesin berat mudah masuk ke lahan pertanian," terang Ipong yang dikutip dari siaran pers Pemkab Ponorogo.

Untuk permasalahan ongkos produksi yang masih tinggi khususnya di sektor peternakan dan perikanan. Kondisi itu menyebabkan ketersediaan daging dan ikan minim dan harganya mahal.

Oleh karena itu, dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan untuk mengedukasi petani-petani Ponorogo. "Makanya para pejabat juga saya dorong rajin juga ke lapangan untuk melihat data secara nyata dan bisa membuat program yang bagus," kata Ipong. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya