Jumlah Pemilih Kota Madiun Berkurang Lagi Jadi 147.541 Orang

KPU Kota Madiun menggelar Rapat Pleno Terbuka Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP)-2 untuk Pemilu 2019 di kantor KPU setempat, Sabtu (8/12/2018). (Antara-Istimewa - KPU Kota Madiun)
13 Desember 2018 00:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Jumlah pemilih yang masuk daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pemilihan Umum 2019 di Kota Madiun kembali berkurang menjadi 147.541 pemilih setelah dilakukan penyempurnaan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan tahap 2 (DPTHP-2).

"Jumlah DPT tersebut berkurang sekitar 530-an lebih pemilih dari jumlah sebelumnya, yakni 148.079 pemilih," ujar Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun Sasongko kepada wartawan di Madiun, Selasa (11/12/2018).

Menurut dia, pengurangan itu terjadi karena ada kegandaan pemilih, terlebih calon pemilih yang berada di luar negeri. Data ganda tersebut adalah para pemilih yang berada di luar negeri tercatat dua kali. Yakni di Kota Madiun dan juga di luar negeri.

"Berdasarkan data yang kami peroleh dari luar negeri yang kemudian diteruskan ke KPU RI dan KPU Kota Madiun, ada sekitar 400-an pemilih yang tidak memenuhi syarat atau TMS karena ganda," kata dia.

Sasongko memerinci dari DPT sebanyak 147.541 pemilih tersebut, sebanyak 70.346 orang di antaranya merupakan pemilih laki-laki. Sedangkan sisanya, sebanyak 77.195 merupakan pemilih perempuan.

Dia menambahkan dari DPT sebanyak 147.541 pemilih tersebut, sudah termasuk pemilih disabilitas sebanyak 505 orang. Meliputi penyandang tunanetra sebanyak 35 pemilih dan tunadaksa sebanyak 49 pemilih.

Kemudian, tunarungu sebanyak 41 pemilih, tunagrahita sebanyak 15 pemilih dan pemilih disabilitas lainnya sebanyak 365 orang. Meski demikian, penyempurnaan DPT-HP tahap 2 sebanyak 147.541 orang tersebut, belum termasuk pemilih yang tercatat di Lembaga Pemasyarakatan Madiun.

Sasongko meminta masyarakat aktif mengecek ke kantor KPU setempat, kantor kelurahan atau kecamatan, apakah sudah tercantum dalam daftar pemilih.

Jika saat dicek, nama calon pemilih belum terdaftar, maka dapat segera melapor ke KPU setempat ataupun petugas jajarannya di tingkat desa/kelurahan dan kecamatan untuk diurus sehingga nantinya dapat menggunakan hak suaranya pada Pemilu 2019.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara