236 Warga Pacitan Mengungsi karena Rumah Kebanjiran

Ilustrasi banjir. (Bisnis/Paulus Tandi Bone)
08 Desember 2018 13:45 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PACITAN -- Sebanyak 236 warga empat desa di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, mengungsi karena rumah mereka kebanjiran, Sabtu (8/12/2018). Hujan deras mengguyur Pacitan dan menyebabkan sejumlah desa terendam banjir.

Data yang diterima Madiunpos.com, jumlah pengungsi paling berasal dari Dusun Jelok, Desa Kayen, Kecamatan Kebonagung, Pacitan, yaitu sebanyak 217 orang. Sementara itu, pengungsi dari Dusun Wetih, Deda Purwoasri, Kecamatan Kebonagung, empat orang; Dusun Krajan, Desa Sirnoboyo, Kecamatan Pacitan, tiga orang, serta Dusun Jambu, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kebonagung, sebanyak 12 orang.

Komandan Kodim (Dandim) Pacitan, Letkol Kav Aristoteles Hengkeng Nusa Lawitang, mengatakan hujan deras yang mengguyur wilayah Pacitan sejak Jumat menyebabkan tanggul Sungai Jelok jebol. Air dari sungai itu kemudian meluap dan memasuki sejumlah desa di wilayah itu.

Hal itu diperparah dengan hujan deras yang mengguyur pada Jumat lalu. Banjir sempat merendam permukiman dan lahan pertanian warga di sejumlah desa.

Dia menuturkan rumah yang terendam air cukup banyak. Sejak Sabtu pagi pengungsi sebanyak 236 warga. "Puncak banjir itu sekitar pukul 21.00 WIB sampai tengah malam. Subuh saya cek sudah surut airnya," ujar Dandim Pacitan.

Setelah bencana banjir itu, pihaknya bersama-sama sukarelawan membantu warga membersihkan rumah dan membantu mengeluarkan barang-barang di dalam rumah warga. Akses jalan juga dibersihkan supaya bisa dilalui kendaraan bermotor. 

Silakan KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Madiun Raya