Emil Dardak Raih Anugerah Bupati Entrepreneur Award 2018

Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak (kiri) dan istri Arumi Bachsin. (Antara/Destyan Sujarwoko)
08 Desember 2018 02:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, TRENGGALEK --- Philip Kotler Center for ASEAN Marketing menganugerahkan penghargaan Bupati Entrepreneur Award 2018 dalam kategori pariwisata (tourism) kepada Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak. 

Kabag Protokol dan Rumah Tangga Pemkab Trenggalek Triadi Atmono menginformasikan penghargaan Bupati Entrepreneur Award itu diterima Emil Dardak dalam kegiatan INA APKASI AWARD 2018 di Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Penghargaan untuk Bupati Trenggalek diserahkan Sekjen Mendagri Hadi Prabowo, didampingi oleh salah satu tri-founder PK CAM yang sekaligus Chairman MarkPlus Inc, Hermawan Kartajaya.

"Philip Kotler Center for ASEAN Marketing memberikan penghargaan kepada kepala daerah yang dianggap kreatif, inovatif, dan entrepreneurial melalui penjurian yang cukup ketat dan panjang," kata Triadi, Kamis (6/12/2018).

Dia menambahkan kepala daerah yang menjadi pemenang harus lolos berbagai syarat, di antaranya bersih dari kasus hukum, mencapai status tinggi dalam penilaian kinerja oleh Kemendagri, dan memiliki kewajaran masa jabatan.

Emil Dardak menyambut baik perhargaan yang diberikan kepadanya."Tentunya penghargaan ini akan menambahkan spirit kepada saya maupun jajaran di Pemkab Trenggalek untuk terus kreatif dan berinovasi," ujarnya.

Ditunjuk untuk memberikan tanggapan, suami Arumi Bachsin, itu mengatakan setiap kepala daerah mempunyai cara tersendiri memimpin daerahnya.

"Yang jelas, dengan penghargaan yang diraih ini menunjukkan apa yang dilakukan oleh kepala daerah telah berhasil merangsang ASN-nya untuk kreatif dan inovatif," katanya.

Menurut doktor jebolan Harvard University itu, kata kunci sukses pemerintah daerah sekarang bukanlah seberapa banyak menggelar aspal di jalan, melainkan bagaimana membina ASN yang termotivasi.

Saat ini, tambahnya, Kemenkeu menuntut kepada daerah untuk memperbanyak belanja langsung, bukan memperbanyak belanja tidak langsung.

"Jadi, kita dianggap produktif bila lebih banyak menggelar aspal di jalan, membangun jembatan, tetapi lupa bahwa memberikan motivasi kepada guru dengan menambahkan income untuk mereka itu juga sangat penting," katanya.

Silakan KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara