Petani Ngawi Meregang Nyawa Saat Mencangkul

Petani membawa jenazah Parto Bedjo yang ditemukan meninggal di areal persawahan Desa Kersikan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Kamis (6/12 - 2018). (Istimewa/Polres Ngawi)
06 Desember 2018 16:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, NGAWI -- Petani yang sedang mencangkul di areal persawahan Dusun Klumpit, Desa Kersikan, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, digegerkan dengan adanya salah satu rekannya yang meninggal saat sedang mencangkul, Kamis (6/12/2018) sekitar pukul 08.30 WIB.

Petani yang ditemukan meninggal dunia itu bernama Parto Bedjo, 75, warga RT 004/RW 001, Desa Kersikan, Kecamatan Geneng.

Kasubbag Humas Polres Ngawi, AKP Eko Setyo Martono, mengatakan sebelum pria lanjut usia itu ditemukan meninggal dunia di sawah, para petani sedang mecangkul lahan sawah yang hendak ditanami padi. Kala itu, Parto Bedjo pun sedang mencangkul lahan sawahnya.

Tiba-tiba, petani lain menemukan Parto sudah dalam kondisi tengkurap di pematang sawah. Lantaran curiga ada apa-apa, petani lainnya pun mendatangi dan mengecek kondisi kesehatan Parto.

"Saat dicek ternyata sudah dalam kondisi meninggal dunia. Di sekitar jasad korban juga ada muntahan yang dikeluarkan oleh korban," ujar Eko.

Melihat kondisi rekannya yang sudah menjadi mayat. Para petani yang ada di lokasi kejadian pun melaporkan hal itu kepada kepolisian.

Setelah menjalani pemeriksaan medis, pria tersebut diduga kuat meninggal dunia karena sakit.

"Tidak ditemukan luka-luka luar maupun tanda-tanda penganiayaan. Jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan," jelas dia. 

Silakan KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Madiun Raya