Pindahkan Pikap, Pria Kediri Tabrak Pejalan Kaki di Ponorogo hingga Tewas

Aparat Satlantas Polres Ponorogo melakukan olah TKP di lokasi kejadian kecelakaan di tempat parkir Swalayan Keraton dekat Alun-alun Ponorogo, Rabu (5/12 - 2018). (Istimewa/Polres Ponorogo)
05 Desember 2018 19:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO -- Seorang pejalan kaki tertabrak kendaraan pikap hingga meninggal dunia di tempat parkir Swalayan Keraton yang berlokasi dekat Alun-alun Ponorogo, Rabu (5/12/2018) sekitar pukul 12.30 WIB. Diduga pengemudi pikap baru berlatih menyetir mobil.

Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Ponorogo, Ipda Badri, mengatakan korban meninggal yaitu Sunardi, 45, warga Dusun Pasinan, Desa Pasinan, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.

Badri menuturkan kecelakaan yang merenggut satu nyawa itu bermula saat kendaraan pikap berpelat nomor DR 8273 HZ yang dikemudikan Sutopo hendak dipindahkan ke lokasi lain di tempat parkir Swalayan Keraton. Saat itu, Sutopo menginjak pedal gas pikap di angka 40 km/jam.

Saat sedang memindah itu ternyata ada Sunardi yang tengah jalan di bedeng bagian timur. Karena kurang kehati-hatian, pikap yang dikemudikan Sutopo pun menabrak Sunardi. Sunardi pun terpental dan tergencet tembok di parkiran swalayan hingga membuat pria itu meninggal dunia di lokasi.

"Korban mengalami luka perut robek, tangan kiri patah tulang, pinggang patah tulang, dan paha kaki kiri patah tulang. Korban meninggal dunia di lokasi. Setelah menabrak korban, mobil pikap itu juga menabrak sepeda motor yang juga sedang diparkir di lokasi," ujar Badri.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), sopir pikap tersebut baru belajar mengendarai mobil. Saat itu, ia sedang belajar memindahkan mobil.

Saat ini, sopir pikap yang merupakan warga Desa Jabon, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, masih menjalani pemeriksaan di Polres Ponorogo. "Sutopo atau pengemudi pikap belum punya SIM, karena memang baru belajar mengemudi," ujar dia. 

Silakan KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Madiun Raya