Warga Kota Madiun Butuh Telur hingga 100 Ton/Bulan

Pedagang telur di Pasar Sleko Kota Madiun, Suparti, menunggu pembeli, Selasa (4/12 - 2018). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
05 Desember 2018 14:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Masyarakat Kota Madiun mengandalkan pasokan telur dari luar daerah untuk memenuhi kebutuhan harian. Hal itu karena jumlah peternak di Kota Madiun sangat terbatas.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Madiun, Muntoro Danardono, mengatakan total kebutuhan telur di Kota Madiun setiap bulan mencapai 80 ton atau 2,5 ton per hari. Bahkan pada saat bulan-bulan tertentu kebutuhannya mencapai 100 ton per bulan.

"Pada bulan Desember seperti ini kebutuhan bisa mencapai 100 ton. Terjadi peningkatan permintaan," kata dia saat diwawancarai Madiunpos.com di Madiun, Rabu (5/12/2018).

Muntoro menuturkan tingkat populasi ayam di Kota Madiun setiap tahun mengalami penurunan. Pada tahun ini tercatat populasi ayam petelur hanya 65.000 ekor. Padahal sebelumnya jumlah ayam petelur lebih dari itu.

Dari populasi ayam itu, hanya bisa mencukupi kebutuhan di Kota Madiun sebanyak 25% dari total kebutuhan. "Ga bisa mencukupi kebutuhan masyarakat Kota Madiun. Makanya harus mengambil dari luar kota," ujar dia.

Untuk mencukupi kebutuhan harian, pasokan telur didatangkan dari luar kota yaitu dari Kabupaten Madiun, Ngawi, hingga Magetan.

Semakin berkurangnya peternak di Kota Madiun karena persoalan lahan yang semakin sempit karena dimanfaatkan untuk permukiman. Ada sejumlah peternak terpaksa menutup peternakannya karena dianggap polusi dan menyebarkan bau tidak sedap.

Meski demikian, pihaknya akan tetap berupaya menjaga populasi ayam petelur di Kota Madiun meski menggunakan kandang-kandang kecil.

Seorang pedagang telur di Pasar Sleko, Suparti, mengatakan setiap hari kebutuhan telur di kiosnya mencapai 350 kg. Untuk memenuhi kebutuhan itu, ia mengambil telur dari peternak di Kabupaten Madiun.

"Soalnya di kota ga ada stoknya. Jadi ambilnya dari luar kota. Setiap hari rata-rata bisa menjual 350 kg telur," ujar dia. 

Silakan KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Madiun Raya