Peras Guru di Madiun, Wartawan Abal-Abal Divonis 4 Bulan Penjara

Suhartono, 40, wartawan abal-abal yang memeras seorang guru mendengarkan vonis hukuman dari Ketua Majelis Hakim PN Kabupaten Madiun, Selasa (4/12/2018). (Madiunpos.com - Abdul Jalil)
04 Desember 2018 17:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Wartawan abal-abal dari salah satu media massa bernama Suhartono, 40, yang memeras seorang guru di Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, dijatuhi hukuman empat bulan penjara.

Penjatuhan vonis itu disampaikan majelis hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun, Selasa (4/12/2018). Suhartoni divonis bersalah karena telah memeras seorang guru di Kabupaten Madiun. 

Suhartono dijatuhi vonis hukuman lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yaitu lima bulan penjara. "Menghukum terdakwa Suhartono dengan hukuman empat bulan penjara," kata Ketua Majelis Hakim di ruang sidang PN Kabupaten Madiun.

Dalam sidang, hakim menyampaikan Suhartono terbukti melanggar Pasal 368 (1) KUHP tentang Pemerasan. Terdakwa yang merupakan warga RT 020/RW 004, Desa/Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, itu menerima hasil keputusan hakim dan tidak melakukan banding.

Dalam pembacaan putusan, terdakwa didampingi istrinya mengikuti jalannya persidangan. Usai sidang, terdakwa langsung dibawa ke ruang tahanan PN.

Dalam berita sebelumnya, Suhartono ditangkap aparat Polsek Wungu karena memeras seorang guru SD di wilayah Wungu, Selasa (28/8/2018). Pria yang mengaku sebagai wartawan itu awalnya mendatangi korban di tempat kerjanya dan menyatakan memiliki cukup bukti tentang kasus perselingkuhan korban.

Pelaku kemudian menyatakan akan menulis berita tentang kasus perselingkuhan korban jika tidak memberikan uang kepada pelaku senilai Rp10 juta.

Namun, korban tak mau dan pelaku menurunkan tawarannya menjadi Rp5 juta. Proses tawar menawar terus dibahas hingga akhirnya disepakati angka Rp3 juta supaya kasus ini tidak diberitakan.

Korban yang merasa diperas oleh pelaku pun melaporkan kasus ini ke Polsek Wungu. Hingga akhirnya pelaku ditangkap. 

Silakan KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Madiun Raya