Terinspirasi Surabaya, 200 Pohon Tabebuya Ditanam di Kota Madiun

Peserta Forum Humas BUMN menanam pohon tabebuya di kawasan GOR Wilis Kota Madiun, Kamis (29/11 - 2018). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
29 November 2018 20:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Bunga pohon tabebuya yang bermekaran di jalan-jalan Kota Surabaya, Jawa Timur, kini ramai menjadi perbincangan di sosial media. Bunga tabebuya yang muncul di akhir musim kemarau itu sangat indah dan membuat Ibu Kota Provinsi Jawa Timur itu terlihat cantik.

Penanaman pohon tabebuya di Surabaya itu pun menjadi inspirasi bagi Kota Madiun. Sebanyak 200 pohon tabebuya ditanam di wilayah Kota Madiun tepatnya di kompleks GOR Wilis, Kamis (29/11/2018) sore.

Pohon-pohon tabebuya itu merupakan bantuan dari Forum Humas BUMN tahun 2018 yang menggelar acara di Kota Madiun. Pohon tersebut telah ditanam di kawasan GOR Wilis Kota Madiun.

General Manager Corporate Secretary PT Inka, I Ketut Astika, mengatakan ada 200 pohon tabebuya yang ditanam di kawasan GOR Wilis Kota Madiun. Penanaman pohon ini supaya kawasan GOR bisa menjadi indah saat bunga yang mirip dengan bunga Sakura itu bemekaran.

"Penanaman pohon ini merupakan kerja sama antara Forum Humas BUMN dan Pemkot Madiun. Kebetulan tahun ini kami sebagai tuan rumah. Sehingga kami buat kegiatan sosial berupa penanaman 200 pohon tabebuya," jelas dia kepada wartawan.

Dipilihnya pohon tabebuya, kata Ketut, karena pohon ini bisa tumbuh di daerah tropis seperti di Madiun. Pohon ini juga sukses hidup dan memberikan warna di jalan-jalan Kota Surabaya. Perawatan pohon ini juga dianggap tergolong mudah.

Selain itu, bunga yang muncul dari pohon asal Brasil ini juga indah seperti bunga Sakura Jepang. Nantinya kalau pohon ini sudah tumbuh dan berbunga, diharapkan bisa menjadi alternatif tempat wisata bagi masyarakat Madiun, minimal bisa menjadi tempat berfoto.

"Kami milih pohon ini karena mudah ditanam. Karena kita menanam ini kan untuk tumbuh. Jangan sampai memilih pohon yang peluang hidupnya kecil. Pohon tabebuya ini menurut informasi satu sampai dua tahun sudah mulai berbunga," ujar Ketut.

Namun, ia menegaskan tujuan utama penanaman pohon ini yaitu untuk melestarikan lingkungan, mengurangi polusi udara, dan bisa menjadi hutan kota. Pohon-pohon ini nantinya akan diperlihara pemerintah kota.

Sekretaris Daerah Kota Madiun, Ruadiyanto, mengatakan penanaman pohon Tabebuya ini diharapkan bisa mencegah bencana banjir yang terjadi di wilayah kota. Selain itu juga menjadi penyerap karbon alami sehingga udara di lingkungan Madiun menjadi bersih.

Menurut dia, penanaman bunga ini juga untuk memperindah wilayah perkotaan. Apalagi melihat keindahan bunga tabebuya tentu bisa menjadi alternatif wisata masyarakat Kota Madiun. 

Silakan KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Madiun Raya