Puting Beliung Rawan Menerjang, Ini Saran BPBD Kota Madiun untuk Warga

Ilustrasi Angin Ribut (Solopos - Whisnupaksa)
29 November 2018 16:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Warga Kota Madiun diminta mewaspadai bencana angin puting beliung yang rawan terjadi saat musim pancaroba atau peralihan dari musim kemarau ke musim hujan seperti saat ini.

"Kami imbau masyarakat Kota Madiun mewaspadai angin puting beliung saat memasuki musim hujan seperti ini," ujar Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Madiun, Anto Subekti, kepada wartawan di Masiun, Rabu (28/11/2018).

Dia juga meminta warga Kota Madiun menebang pohon-pohon dekat rumah yang rawan tumbang dan atau memangkas dahan yang sudah waktunya dipotong.

Anto Subekti menjelaskan warga bisa mengantisipasi segala kemungkinan dengan keluar dari bangunan rumah jika hujan deras diikuti angin kencang terjadi.

BPBD Kota Madiun mencatat dalam sepekan terakhir sudah ada tiga rumah roboh di Kota Madiun akibat hujan deras disertai angin puting beliung. Ketiga rumah tersebut berada di Jl. Podang, Jl. Kaswari dan Jl. Gajah Mada. Semuanya terdapat di wilayah Kecamatan Manguharjo.

Sementara, selama bulan Januari hingga akhir November tahun 2018, terdapat 10 rumah warga Kota Madiun roboh akibat diterjang angin kencang.

BPBD Kota Madiun telah memberikan bantuan sebesar Rp67 juta untuk memperbaiki 10 rumah rusak akibat anging kencang. Besaran yang diberikan berbeda-beda, tergantung tingkat kerusakannya.

"Jika kerusakannya berat, maksimal bantuan hibah dan sosial yang diberikan sekitar Rp10 juta," terang dia.

Sementara BPBD Kota Madiun memetakan seluruh wilayah kota setempat tergolong rawan bencana angin puting beliung saat musim hujan berlangsung.

Selain angin kencang, genangan air dan banjir akibat luapan anak Sungai Bengawan Madiun juga rawan terjadi. Terdapat empat kelurahan yang masuk zona merah atau rawan banjir yakni Pilangbango, Tawangrejo, Rejomulyo, dan Kelun.

Silakan KLIK dan LIKE di sini untuk menyimak lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara