28.012 Keluarga di Ponorogo Masih BAB Sembarangan

Ilustrasi ODF, bebas dari BABS. (Solopos/Dok)
29 November 2018 08:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO -- Sebanyak 28.012 keluarga di Kabupaten Ponorogo diketahui masih buang air besar (BAB) sembarangan. Kondisi itu menjadi pekerjaan rumah bagi Pemerintah Kabupaten Ponorogo agar seluruh keluarga memiliki jamban sehat dan tidak BAB sembarangan lagi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo, Rahayu Kusdarini, mengatakan saat ini 8,7% keluarga di Ponorogo belum memiliki akses jamban sehat. Data yang dimiliki Dinkes menunjukan hanya 157 dari 307 desa/kelurahan sudah open defecation free (ODF) atau terbebas dari buang air besar sembarangan.

"Data kami menunjukkan bahwa yang sudah ODF hanya 157 desa/kelurahan saja. Desa atau kelurahan yang sudah ODF ini di wilayah Kecamatan Ponorogo, Jetis, dan Babadan atau sekitar 51,14%," jelas dia dalam siaran pers Pemkab Ponorogo yang dikutip Madiunpos.com, Rabu (28/11/2018).

Sedangkan untuk wilayah berpotensi ODF ada 49 desa atau 15,14%. Wilayah yang dipetakan masih jauh dari ODF ada 75 desa atau 24,43%. Sedangkan untuk wilayah yang masih sangat jauh ada 26 desa atau 8,47%.

Kusdarini yang menyampaikan hal itu dalam acara deklarasi ODF di Pendapa Kecamatan Babadan, Selasa (27/11/2018), menambahkan pihaknya terus berupaya mendorong ODF 100%.

Dinkes menggandeng seluruh elemen masyarakat untuk mendukung kegiatan yang berujung pada bebasnya wilayah dari buang air besar sembarangan. 

"Saya akan terus gencar untuk mengajakan seluruh elemen masyarakat untuk wilayahnya bebas dari masyarakat BABS, karena kotoran manusia mengandung banyak sekali bakteri dan virus yang bisa menyebabkan berbagai penyakit,” jelasnya. 

n KLIK dan LIKE di sini untuk menyimak lebih banyak berita Madiun Raya