PTPN X Beri Pelatihan Budidaya Tebu hingga E-Farming untuk 75 Petani Milenial

Petani tebu. (Bisnis/Paulus Tandi Bone)
27 November 2018 22:05 WIB Peni Widarti Madiun Share :

Madiunpos.com, SURABAYA -- PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X telah memberikan pelatihan milenial kepada 75 petani muda melalui kerja sama dengan PT Pertamina (Persero).

"Sebelumnya kami juga melakukan kerja sama pelatihan dengan PT Jasa Raharja dan PT Taspen," kata Sekretaris Perusahaan dan PKBL PTPN X, Soekamto Partowijoyo, Selasa (27/11/2018).

Dia menjelaskan 75 petani muda binaan tersebut tersebar di sembilan pabrik gula PTPN X di antaranya Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Kediri dan Tulungagung.

Soekamto menambahkan peserta pelatihan petani tebu dibekali pengetahuan mengenai budidaya tebu, mulai dari peluang dan potensi bisnis tebu, mekanisasi Tebang Muat Angkut (TMA), hingga penerapan core sampler dan e-Farming guna peningkatan produktivitas tebu.

Selain itu, para peserta juga diajak melihat secara langsung peragaan mekanisasi cane planter, peragaan fertiliser aplikator, dan peragaan olah tanam dalam dengan subsiler di lahan HGU Jengkol, Kediri.

Adapun dalam pelatihan yang merupakan kerja sama sinergi BUMN itu, Pertamina memberikan Rp50 miliar untuk digunakan sebagai pinjaman modal bagi petani dengan bunga ringan.

“Pelatihan ini merupakan salah satu wujud sinergi BUMN karena kami sangat fokus untuk meningkatkan pengetahuan mengenai budidaya tebu khususnya kepada petani muda,” imbuh Andijanto Setyawan, Senior Analisis SMEPP Planning Pertamina.

Sementara itu, pada 2018 ini PTPN X mencatatkan produksi gula 335.839 ton dengan capaian angka rendemen 8,14%. Direktur Utama PTPN X, Dwi Satriyo Annurogo mengatakan sampai Oktober 2018 seluruh pabrik gula PTPN X sudah rampung proses giling dengan angka rendemen cukup bagus di atas 8%.

"Dari produksi gula yang dihasilkan pada musim giling tahun ini, kami telah menggiling tebu sebanyak 4,1 juta ton [4.109.213 ton]," ujarnya. Berdasarkan catatan PTPN X, produksi gula perseroan tahun ini menurun jika dibandingkan capaian 2017.

Pada tahun lalu tercatat mampu memproduksi gula sebesar 343.747 ton, dengan angka rendemen yang lebih rendah yakni 7,93% dan jumlah tebu giling 4,3 juta ton (4.333.410 ton). Jumlah produksi gula PTPN X pada 2017 itupun juga menurun dibandingkan produksi pada 2016 yakni mencapai 380.403 ton.

Dia menambahkan, ke depan perseroan akan berupaya meningkatkan produksi tanaman tebu, salah satunya dengan memberikan pelatihan budidaya tanaman tebu kepada para petani muda.

Silakan KLIK dan LIKE di sini untuk menyimak lebih banyak berita Madiun Raya

Silakan KLIK dan LIKE di sini untuk menyimak lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Bisnis Indonesia