Taman Wisata Pejambon Bojonegoro Dibangun dengan Dana Hibah Rp1,5 Miliar

Pekerja mengecat arena bermain di taman wisata Desa Pejambon, Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro. (Antara-Ist - Djoko Suhermanto)
27 November 2018 02:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, BOJONEGORO -- Pemerintah Desa Pejambon, Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro, Jawa Timur, mendapatkan dana hibah senilai Rp1,5 miliar dari Bank Dunia. Dana itu digunakan untuk membangun taman wisata desa sebagai usaha pengembangan pariwisata.

"Kami sudah mengajukan pencairan perolehan dana hibah tahap awal sebesar Rp400 juta untuk meneruskan pengembangan pembangunan taman wisata desa," kata Kepala Desa Pejambon Abdul Rokhman, di Bojonegoro, Jumat (23/11/2018).

Dia menjelaskan alokasi anggaran Rp400 juta dimanfaatkan untuk membangun taman wisata desa, antara lain flying fox, sepeda kayuh, wisata permainan anak anak, museum pertanian, dan kebun binatang mini.

Sebelum itu, Pemdes Pejambon sudah mempresentasikan proporsal pemanfaatan dana hibah Rp400 juta di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi pada pertengahan November lalu.

"Ya, dana hibah lainnya yang akan turun pada 2019, juga akan dimanfaatkan untuk pengembangan taman wisata desa," ucapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan desanya memperoleh dana hibah dari Bank Dunia Rp1,5 miliar melalui Kemendes, karena dalam memanfaatkan dana desa bisa dilakukan secara transparan.

Bahkan, dalam lomba bidang layanan informasi dan transparasi publik yang digelar Kemendes, Desa Pejambon mampu menjadi juara tingkat Jawa Timur, untuk selanjutnya maju tingkat nasional. "Informasinya di tingkat nasional Desa Pejambon keluar sebagai juara, tapi resminya belum kami terima," ucapnya.

Sebelum ini, menurut dia, desanya sudah mulai membangun taman wisata desa untuk pengembangan pariwisata dengan dana desa 2018 sebesar Rp97 juta.

Dengan adanya taman wisata di jalan masuk desa, sekarang ini bertumbuhan para pedagang makanan dan minuman, termasuk cenderamata. "Sejumlah kios yang selesai kami bangun di kawasan taman wisata desa juga sudah habis dipesan," ucapnya.

Pihaknya optimistis sepanjang kegiatan desa dilaksanakan secara transparan akan memperoleh kepercayaan dari warga, sekaligus mereka akan ikut berperan serta dalam membangun desanya. 

Silakan KLIK dan LIKE di sini untuk menyimak lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara