Pasang Jemuran, Pengusaha Laundry di Ngawi Meninggal Tersetrum

Ilustrasi jenazah. (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)
26 November 2018 02:45 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, NGAWI -- Seorang pengusaha laundry di Desa Karangbanyu, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, meninggal dunia akibat tersetrum.

Pria bernama Sudiharjo, 30, itu diduga tersengat listrik saat sedang membuat jemuran pakaian di depan rumahnya.

Kasubbag Humas Polres Ngawi, AKP Eko Setyo Martono, mengatakan peristiwa meninggalnya Sudiharjo akibat tersengat listrik terjadi pada Jumat (23/11/2018) malam.

Sebelumnya, pengusaha laundry itu bersama sang istri, Nanik Lestari, hendak menjemur pakaian yang telah dicuci.

Karena tempat cucian penuh, Sudiharjo kemudian membuat jemuran dari kawat besi di yang dipasang di depan rumahnya.

Sudiharjo kemudian membuat tumpuan kaki berupa tumpukan meja supaya bisa menjangkau tiang bagian atas untuk mengikat kawat.

"Saat itu istri korban pergi ke rumah tetangga yang bersebelahan dengan rumahnya. Selanjutnya Nanik itu hendak Salat Magrib dan pulang ke rumah," ujar Eko, Minggu (25/11/2018).

Saat masuk ke halaman rumah, Nanik pun kaget melihat suaminya sudah telentang di bawah tiang rumah dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Diduga, Sudiharjo tersengat listrik dari tempat lampu di tiang rumah yang hendak diikat dengan kawat jemuran.

"Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Walikukun untuk mendapatkan perawatan," ujar dia.

Namun, ternyata Sudiharjo sudah dalam kondisi tidak bernyawa saat tiba di Puskesmas. Jenazah pun akhirnya dibawa pulang untuk dimakamkan.

Keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan telah mengikhlaskannya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pria itu mengalami luka lecet bekas terbakar di jari-jari tangan kiri, luka terbakar di telapak tangan kiri, luka terbakar di bagian perut, dan luka lecet bagian tulang kering kaki kanan. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya