Begini Kondisi Terkini 3 Orang Tertimpa Baliho Caleg PSI di Madiun

Caleg DPR RI dari PSI Andro Rohmana,Selasa (13/11 - 2018), menjenguk korban yang mengalami lebam di wajah setelah tertimpa APK bergambar dirinya di rumah korban, Kelurahan Rejomulyo, Kota Madiun. (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
13 November 2018 20:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Satu keluarga tertimpa alat peraga kampanye (APK) calon anggota legislatif (caleg) DPR RI dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Andro Rohmana masih terkapar di rumah mereka di RT 017/RW 006, Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kartoharjo, Selasa (13/11/2018).

Luka yang diderita tiga orang tersebut cukup parah dan bahkan ada yang mengalami luka dalam. 

Peristiwa APK caleg DPR RI atas nama Andro Rohmana roboh terjadi di Jl. Pelita Tama, Kelurahan Rejomulyo, Minggu (11/11/2018) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, satu keluarga yang terdiri atas Jumiatun, 60; anaknya Ahmad Jaenudin, 23, serta dua cucunya Fatimah (Ima), 7, dan Rasyid, 1, berboncengan naik sepeda motor.

Pantauan Madiunpos.com di rumah korban, Fatimah dan Jaenudin terbaring di tempat tidur. Fatimah mengalami luka lebam di bagian wajah. Sedangkan Jaenudin mengalami luka di sekujur tubuhnya.

Jumiatun sudah bisa berjalan, tetapi bagian tangan kanannya sulit untuk digerakkan. "Saya bagian tangan ini sulit untuk digerakan. Ada luka dalam," kata Jumiatun saat hendak memberikan susu hangat kepada cucunya, Fatimah.

Caleg DPR RI dari PSI Andro Rohmana mendatangi rumah korban pada Selasa sore. Kedatangan Andro ke rumah korban untuk menjenguk kondisi ketiga korban. Dia mengatakan pihaknya akan bertanggung jawab dengan membiayai pengobatan seluruh korban.

“Setelah dihubungi Bawaslu mengenai peristiwa kecelakaan kemarin sore, saya dan tim langsung menghubungi pihak keluarga korban untuk mengurus segala penanganan yang diperlukan,” kata Andro.

Dia menuturkan ketiga korban telah dibawa ke rumah sakit dan saat ini menjalani rawat jalan. Menurut dia, kejadian itu menjadi peristiwa alam yang tidak bisa diduga-duga.

Dia menuturkan Bawaslu Kota Madiun kooperatif dengan memberitahukan kejadian itu kepada caleg yang fotonya terpampang di baliho yang robohu. Saat mendengar kabar itu, timnya langsung mengecek kondisi korban dan menanggung biaya perawatan korban.

"Sampai detik ini beberapa APK yang terpasang dipersiapkan sendiri oleh tim, tapi di luar itu juga memang kami terbuka menerima bantuan simpatisan maupun relawan yang selama ini mendonasikan berbagai hal salah satunya pencetakan dan pemasangan APK yang jumlahnya cukup banyak,” jelas Andro Rohmana. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya