Ponggok Blitar Dikukuhkan Jadi Kampung Siaga Bencana

Ilustrasi Kampung Siaga Bencana (Antara)
13 November 2018 00:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, BLITAR -- Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, ditetapkan sebagai Kampung Siaga Bencana (KSB) oleh Kementerian Sosial (Kemensos).  Lokasi ini merupakan KSB ke-630 di Indonesia dan KSB kedua yang dibentuk Kemensos di Blitar setelah sebelumnya Kecamatan Nglegok.

Dalam sambutan Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos RI yang dibacakan Direktur Jaminan Sosial Keluarga Kemensos RI Nur Pujianto disebutkan, Kecamatan Ponggok dipilih sebagai KSB karena wilayah itu berpotensi tinggi dilanda puting beliung.

Disamping itu, Kabupaten Blitar merupakan urutan ke 32 dengan Skor 210 dari 38 Kabupaten/Kota se Provinsi Jawa Timur berkategori rawan bencana.

"Kenapa dipilih Kecamatan Ponggok sebagai Kampung Siaga Bencana, karena daerah ini merupakan kawasan yang rawan terjadi bencana puting beliung, kekeringan dan kebakaran. Ponggok juga merupakan daerah rawan dilewati lahar dingin Gunung Kelud," tutur Nur Pujianto, Minggu (11/11/2018).

Dalam pendirian KSB, dikatakan Nur, melibatkan semua pilar sosial termasuk pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) karena sebagian besar warga yang terdampak bencana adalah Keluarga Penerima Manfaat bantuan PKH.

"Sebagian besar penerima manfaat PKH adalah korban bencana. Sehingga mereka juga harus sadar dan paham penanggulangan bencana," ungkap NUr Pujianto.

Di sisi lain, Nur Pujianto menjelaskan pencairan PKH tahap tiga sudah mencapai 99,5%. Khusus untuk Provinsi Jawa Timur pencairan tahap IV dimulai di kecamatan Ponggok,Kabupaten Blitar.

Jumlah bantuan PKH Provinsi Jawa Timur sebesar Rp3.048.318.307.300 dan untuk Kabupaten Blitar sebesar Rp89.850.563.050 pada tahun 2018.

"Kami berharap pemerintah kabupaten Blitar bisa dapat memberikan dukungannya terhadap PKH agar dapat mencapai keluarga sejahtera mandiri dan siap dalam pelaksanaan penanggulangan bencana," lanjutnya.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara