Bersih-Bersih Saluran Air di Kota Madiun Agar Tak Banjir Saat Hujan

Petugas bersama masyarakat membersihkan sampah dan tumbuhan liar di saluran air sejumlah titik di Kota Madiun, Jumat (9/11/2018). (Madiunpos.com - Abdul Jalil)
10 November 2018 04:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Pemerintah Kota Madiun melakukan antisipasi bencana banjir yang kerap terjadi di sejumlah wilayah di Kota Madiun saat musim penghujan. Salah satu yang dilakukan yaitu normalisasi saluran dan sungai kecil.

Puluhan orang dari petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan masyarakat secara bersama-sama melakukan pembersihan dan normalisasi saluran air di sejumlah titik di Kota Madiun, Jumat (9/11/2018). Sampah-sampah dan tanaman liar yang berada di saluran dibersihkan supaya air bisa mengalir lancar di saluran itu.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Madiun, Suwarno, mengatakan pemerintah mempersiapkan diri sebelum musim penghujan. Salah satu yang dilakukan yaitu dengan melakukan normalisasi saluran dan membersihkan sungai kecil.

"Ada beberapa titik yang kami bersihkan mulai saluran di Jl. Imam Bonjol, saluran Jl. Kartini, hingga di saluran dekat PT Inka," kata dia kepada wartawan.

Suwarno menuturkan pembersihan saluran air ini penting karena selama ini terjadi genangan air adanya permasalahan di saluran kecil-kecil. Biasanya saluran kecil ini tersumbat sampah dan tanaman liar yang tumbuh subur.

"Tumbuhan di sekitar sekolah ini banyak yang tinggi-tinggi. Kemudian ditegur dan dimasukkan ke saluran. Ini yang menyebabkan terjadinya genangan air saat musim hujan," ujar dia.

Suwarno mencontohkan untuk di sekitar Jl. Kartini ada sejumlah sekolah yang saluran airnya tidak terawat. Bahkan pihak sekolah tidak memberikan akses jalan ke saluran. Sehingga saat membersihkan saluran juga mengalami kesulitan.

Untuk itu, harapannya pihak sekolah juga ikut merawat dan membersihkan saluran air atau selokan. Sehingga saat musim hujan air bisa mengalir dengan lancar tanpa ada hambatan. Masyarakat dan pelajar di sekolah juga diminta untuk aktif membersihkan selokan atau saluran air yang mampat karena sampah.

"Penanganan banjir ini merupakan tanggung jawab bersama. Mari kita jaga bersama supaya saluran air berfungsi maksimal," kata dia. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya