Seratusan Tes Peserta CPNS Pemkab Ngawi Gugur

Peserta tes CPNS melihat pengumuman kelulusan tes CAT CPNS di Asrama Haji Kota Madiun, Kamis (8/11 - 2018). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
08 November 2018 22:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Seratusan peserta seleksi penerimaan CPNS untuk formasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngawi tidak hadir dalam computer assisted test (CAT) CPNS di Asrama Haji Kota Madiun. Secara otomatis seratusan peserta itu dinyatakan gugur.

Sekretaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Ngawi, Sumarsono, mengatakan peserta tes CPNS Kabupaten Ngawi sebanyak 3.782 orang. Namun, ada sekitar seraturan peserta yang tidak mengikuti tes CAT.

Dia menuturkan pada hari pertama ada 48 peserta yang tidak hadir. Sedangkan hari kedua ada sebanyak 45 peserta yang tidak hadir mengikuti tes.

"Untuk yang hati ketiga belum kami rekap ada berapa yang tidak hadir. Untuk Kabupaten Ngawi tes CAT dilaksanakan selama empat hari mulai Selasa [5/11/2018] sampai Jumat [9/11/2018]," jelas dia di Asrama Haji Kota Madiun, Kamis (8/11/2018).

Ketidakhadiran para peserta tes CPNS ini, kata Sumarsono, tidak diketahui alasannya. Yang jelas para peserta ini tidak registrasi dan tidak mengikuti tes CAT. Lantaran tidak mengikuti tes CAT, seratusan peserta yang tidak hadir langsung dinyatakan gugur dan tidak berhak mengikuti ujian berikutnya.

Dia menyebut ada satu peserta tes yang terlambat mengikuti tes CAT. Peserta asal Bojonegoro itu tidak bisa mengikuti ujian dan dinyatakan tidak lolos.

"Ada satu yang terlambat. Ya tidak bisa masuk karena memang sudah menjadi sistem," ujar dia.

Setiap peserta tes CAT diperiksa secara ketat oleh petugas yang berjaga. Panitia juga memeriksa seluruh badan peserta dengan metal detector.

Selama pemeriksaan berlangsung, panitia tidak mendapatkan peserta yang kedapatan membawa jimat atau barang lain. Sumarsono menegaskan peserta hanya diperbolehkan membawa KTP, kartu peserta, dan pensil. Selain tiga barang itu tidak boleh dibawa ke dalam ruang tes.

"Sudah kami sampaikan peserta hanya boleh membawa KTP, kartu tes, dan pensil. Barang berharga harus dititipkan di penitipan barang yang telah disediakan panitia," jelas dia. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya