Pengusaha UMKM Madiun Raya Diajari Jual Produk Secara Online

Ilustrasi produk unggulan UMKM. (Antara/Wisnu Adhi)
07 November 2018 12:05 WIB Choirul Anam Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Bank Indonesia (BI) mendorong pemilik usaha mikro kecil menengah (UMKM) di eks-Keresidenan Madiun, Jawa Timur, memanfaatkan penjualan secara daring atau online lewat pemberian latihan e-commerce.

Kepala Kantor Perwakilan BI Kediri Djoko Raharto mengatakan dengan memanfaatkan penjualan secara daring, perluasan pasar dari produk-produk UMKM  bisa terjadi.

"Namun problemnya, masih banyak UMKM di daerah yang belum mengetahui seluk beluk pasar daring dengan baik," katanya di sela-sela Pameran UMKM dan Pelatihan E-Commerce di Madiun, Sabtu (3/11/2018).

Aspek yang penting dalam pemasaran secara daring, kata dia, bagaimana barang tampak menarik saat dipasang di media sosial maupun marketplace. Tampilan foto yang baik, ungkap dia, menjadi syarat agar dapat menarik pembeli di pasar daring.

"Karena itulah, dalam latihan yang diikuti 150 UMKM tersebut, mereka dilatih cara memfoto produk dengan baik, termasuk penggunaan tata cahayanya," ujarnya. Tidak kalah penting, UMKM dilatih membuat akun Facebook (FB) maupun Instagram yang dapat dijadikan sarana untuk menjual produk mereka.

UMKM juga dilatih mengenai tata cara memasarkan produk di marketplace, juga memanfaatkan media Google untuk mengenalkan produk mereka.

Dari sisi produk, kata Djoko, memang sudah ada yang kualitasnya baik sehingga sangat layak dipasarkan secara daring seperti produk makanan olahan tahu tuna dari Pacitan. Namun beberapa produk lainnya perlu masih ada sentuhan sehingga kualitasnya betul-betul bagus.

Sebagai informasi, UMKM di wilayah eks-Keresidenan Madiun atau Madiun Raya terdiri atas produsen batik maupun produk fashion lainnya, handycraft, dan makanan olahan serta lainnya.

Djoko Raharto menyebut perlu ada kerja keroyokan dalam membina UMKM agar perkembangannya bisa cepa dan semakin berdaya. Pemda, korporasi, maupun institusi lainnya, selain BI, perlu bersinergi dalam mengembangkan UMKM.

Lewat sinergi tersebut, pihaknya berharap UMKM dapat berdaya karena secara produk kualitasnya baik, secara kemasan menarik, dan secara pasar luas karena dapat memasuki pasar daring atau e-commerce.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Bisnis Indonesia