Bupati Ponorogo Dapat Penghargaan karena Manfaatkan Lahan Kritis

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni menerima penghargaan dari Gubernur Jatim karena mendorong pemanfaatan lahan kritis, Senin (5/11/2018). (Istimewa - Pemkab Ponorogo)
07 November 2018 14:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO -- Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni mendapat penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Senin (5/11/2018). Penghargaan ini berupa Award Peduli Ketahanan Pangan Tahun 2018.

Bupati Ponorogo mendapatkan penghargaan tersebut karena dianggap berhasil mendorong masyarakat untuk mencapai ketahanan pangan dari lahan marginal atau lahan kritis  di Ponorogo.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur saat acara Peringatan Hari Pangan Sedunia ke-38 di Jatim Expo, Senin (5/11/2018).

Dalam siaran pers, Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni menyatakan penghargaan itu diberikan kepadanya karena berperan aktif dalam mendorong tercapainya keberhasilan pembangunan ketahanan pangan di Provinsi Jawa Timur. Dirinya dianggap berperan dalam memanfaatkan lahan kritis di Ponorogo.

Dia menjelaskan lahan marginal merupakan lahan non-pertanian yang berada di sekitar permukiman warga. Lahan ini bisa berupa pekarangan, ladang, blumbang, dan lainnya.

Ia mengaku tidak mengetahui lahan mana yang dinilai oleh pihak panitia hingga akhirnya berujung mendapatkan penghargaan. Ipong menyebut lahan kritis di Ponorogo luasnya mencapai 38.000 hektare.

"Di Ponorogo lahan seperti itu banyak sekali. Lokasinya tersebar di seluruh daerah. Dan kita dianggap berhasil menjadikan lahan itu tidak mubazir dan lebih produktif," jelas Ipong.

Lahan-lahan kritis tersebut selama ini dimanfaatkan warga sebagai tempat tanam tanaman hortikultura, tanaman apotek, sayuran, dan perikanan serta peternakan.

Atas penghargaan tersebut, dia berharap penghargaan ini bisa memotivasi dan menjadikan masyarakat lebih memanfaatkan lahan kritis.

Pemkab Ponorogo akan terus mensosialisasikan dan mengedukasi terkait pemanfaatan lahan marginal di sekitar tempat tinggal mereka. Selain itu, untuk lahan marginal yang kesuburannya menurun akan langsung diberi bantuan berupa pupuk dan alat produksi.

“Kita akan bantu pupuk dan alat produksi agar mereka lebih optimal dalam memanfaatkan lahan marginal,” terang Bupati Ipong. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya