Politikus Madura Tersangka Judi di Surabaya Meninggal

Ilustrasi jenazah (Solopos/Whisnupaksa Kridhangkara)
05 November 2018 17:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, SURABAYA -- FR, warga Jl. Rajawali, Kecamatan Blegah, Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur, yang telah ditetapkan menjadi tersangka kasus perjudian meninggal dunia setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya.

"Tersangka didiagnosa menderita penyakit bronkitis akut, syok septik, kencing manis, serta jantung koroner," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi Sudamiran kepada wartawan di Surabaya, Senin (5/11/2018).

Dia mengatakan tersangka FR meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Surabaya pada Minggu (4/11/2018) sekitar pukul 15.20 WIB.

"Sore hari itu juga langsung dibawa pulang oleh keluarganya," ucap Sudamiran. FR ditetapkan menjadi tersangka setelah polisi menggerebek arena perjudian di sebuah kamar rumah karaoke kawasan Surabaya Barat pada Rabu (17/10/2018) dini hari.

Saat itu 15 orang diamankan, namun setelah melalui penyelidikan hanya tiga di antaranya ditetapkan tersangka. Selain FR, polisi menetapkan tersangka berinisial SAM, warga Desa Kelbung, Kecamatan Sepuluh, Bangkalan, Madura, dan seorang pengusaha hiburan malam di Kota Surabaya berinisial HK.

Seorang lainnya berinisial SB turut ditetapkan sebagai tersangka karena saat penggerebekan diketahui membawa senjata tajam.

Dalam perkara ini, total barang bukti yang disita senilai Rp79 juta, yang diduga kuat sebagai uang untuk berjudi. Polisi juga mengamankan barang bukti sebanyak 17 lembar kartu domino yang diduga sebagai sarana berjudi.

Sudamiran menjelaskan sejak ditetapkan tersangka, FR telah dua kali menjalani perawatan medis atas penyakit yang dideritanya di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya.

Saat ditetapkan tersangka, FR adalah seorang politikus yang masih aktif menjabat sebagai anggota DPRD di salah satu kabupaten di Pulau Madura. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara