Sampel DNA Keluarga 3 Korban Kecelakaan Lion Air Asal Jatim Dibawa ke Jakarta

Tim DVI Polda Jawa Timur mengambil sampel darah orang tua pramugari Lion Air Alfiani di rumah mereka RT 014/RW 007, Dukuh Gantrung, Mojorejo, Kebonsari, Kabupaten Madiun, Selasa (30/10 - 2018). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
31 Oktober 2018 20:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, SURABAYA -- Tim Disaster Victim Investigation / DVI Polda Jawa Timur (Jatim) mengirimkan contoh DNA dari tiga keluarga korban pesawat Lion Air JT 610 yang merupakan warga Jatim ke Jakarta, Rabu (31/10/2018).

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera di Mapolda Jatim, Rabu, mengatakan ketiga contoh DNA yang dikumpulkan Tim DVI Polda Jatim adalah dari keluarga korban yang berasal dari dua korban warga Blitar, dan satu korban warga Madiun.

"Sebenarnya kan ada empat korban, dua dari Blitar, satu dari Madiun, dan satu dari Surabaya. Tapi yang Surabaya keluarganya langsung ke Jakarta ke Rumah Sakit Pusat Polri Kramat Jati. Makanya tidak kita ambil sampel DNA-nya," kata Barung.

Sebagai informasi, empat warga Jatim yang menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air di perairan Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018), atas nama Deryl Fida Febrianto, 22, warga Simo Pomahan Baru, Kota Surabaya; pramugari Alfiani Hidayatul Solikah, warga Mojorejo, Madiun; Trihaska Hafidzi, warga Garungan, Kabupaten Blitar; serta Hesti Nuraini, asal Kelurahan Kalipang, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar.

Frans Barung Mangera menambahkan Contoh DNA yang telah dikumpulkan Tim DVI Polda Jatim dikirim salah satu dokter RS Bhayangkara Surabaya ke Jakarta, tepatnya ke RS Pusat Polri Kramat Jati.

"Sudah selesai dan sore hari ini pada pukul 15.00 WIB, satu orang dokter dari RS Bhayangkara Surabaya mengantarkan langsung sampel DNA tersebut ke RS Pusat Polri menggunakan pesawat," ujar Barung.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah Jawa Timur mengirimkan empat Tim DVI yang terdiri atas 12 orang dalam upaya membantu identifikasi korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, Senin).

Dua tim di antaranya diberangkatkan ke Jakarta, atau ke RS Pusat Polri untuk membantu proses identifikasi. Sementara dua tim lainnya fokus di daetah-daerah di Jatim, tepatnya di Surabaya, Blitar, dan Madiun, di mana ada empat korban dari tiga daerah tersebut.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara