20 Warga Miskin Madiun Dapat Gerobak dan Modal dari Dompet Dhuafa

Salah satu warga Kota Madiun yang mendapatkan bantuan gerobak usaha dari Dompet Dhuafa di kantor unit Madiun, Selasa (30/10/2018). (Madiunpos.com - Abdul Jalil)
31 Oktober 2018 18:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Sebanyak 20 warga kurang mampu di Kota Madiun mendapatkan bantuan berupa gerobak tempat usaha makanan dari Dompet Dhuafa. Mereka nantinya juga akan mendapatkan pendampingan usaha dari tim Dompet Dhuafa untuk mengembangkan usahanya.

Penyerahan bantuan gerobak usaha kuliner fried chicken kepada 20 warga kurang mampu dilakukan saat peresmian Kantor Unit Dompet Dhuafa Madiun di Kelurahan Pandean, Kecamatan Taman, Kota Madiun, Selasa (30/10/2018).

Direktur Program Dompet Dhuafa Pusat, Muhammad Sabeth Abilawa, mengatakan Dompet Dhuafa bekerja sama dengan Asosiasi UMKM Jawa Timur untuk penyaluran bantuan gerobak usaha kepada masyarakat. Namun, mereka yang mendapat bantuan ini harus memenuhi syarat sebagai mustahik yakni orang tidak mampu.

Sabeth menuturkan selain bantuan gerobak, mereka juga mendapatkan modal uang tunai Rp1 juta per orang. Mereka juga mendapatkan pelatihan pengelolaan keuangan usaha.

"Kami tidak hanya memberi modal dan gerobaknya, tetapi juga memberikan pembinaan kepada mereka," jelas dia kepada wartawan.

Sabeth menuturkan kantor unit di Madiun ini kali pertama di Indonesia. Selama ini Dompet Dhuafa hanya membuka kantor cabang di setiap provinsi. Kantor cabang ini akan menghimpun donasi dari dermawan.

Madiun menjadi satu-satunya kantor unit karena melihat beberapa program besar sudah dijalankan di Madiun. Dia menyebut Dompet Dhuafa telah masuk untuk menyalurkan bantuan ke Madiun sejak 2009. Di Madiun, Dompet Dhuafa memberikan bantuan berupa permodalan untuk pertanian dan peternakan.

Untuk pertanian, kata Sabeth, ada 300 petani yang telah mendapatkan bantuan dari Dompet Dhuafa. Untuk nominalnya mencapai Rp1,2 miliar dan digunakan untuk membeli alat pertanian.

"Mitra binaan kami di bidang pertanian ada yang di Saradan, Ponorogo. Kami juga punya mitra di bidang peternakan di Pagotan Madiun," ujar dia.

Dibukanya kantor unit di Madiun ini, lanjutnya, juga untuk membuka pelayanan dan pencarian donatur. Pihaknya akan gencar menyosialisasikan infak, zakat, dan sedekah kepada masyarakat Madiun.

Pimpinan cabang Dompet Dhuafa Jawa Timur, Kholid Abdillah, mengatakan 20 mitra binaan akan mendapatkan gerobak dan satu set alat masak. Selain itu, pihaknya juga akan memberikan ruang bagi mitra binaan untuk menggelar pameran produk yang dihasilkan.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya