Cekcok Soal Perempuan di Diskotek, Eks Atlet Sepeda Madiun Ditahan Polisi

Aparat Polres Madiun Kota melakukan olah TKP kasus penganiayaan di tempat diskotek Inlounge Jl. Bali Kota Madiun, Selasa (30/10/2018). (Abdul Jalil - Madiunpos.com)
30 Oktober 2018 22:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Seorang mantan atlet balap sepeda asal Madiun, Ferinanto, 40, ditangkap aparat Satreskrim Polres Madiun Kota karena diduga berkelahi dengan seorang pria di diskotek Inlounge Kota Madiun, Selasa (30/10/2018). Diduga, kedua pria itu terlibat dalam perkelahian karena berebut perempuan di tempat diskotek.

Kasat Reskrim Polres Madiun Kota, AKP Logos Bintoro, mengatakan telah terjadi perkelahian antara dua pria yaitu Ferinanto dan Bastian. Keduanya terlibat cekcok di tempat hiburan malam yang ada di Jl. Bali itu, Selasa dini hari. 

"Iya motifnya rebutan cewek. Sehingga berujung pada penganiayaan di pintu masuk diskotek Inlounge," kata dia kepada wartawan, Selasa (30/10/2018) siang.

Logos mengatakan kasus penganiayaan ini berawal saat Ferinanto bersama teman perempuannya Ima meminum minuman keras di diskotik Inlounge, Senin malam. Setelah mabuk miras, Ima kemudian keluar dari ruang diskotek. Sesaat setelah itu Ferinanto kemudian ikut keluar karena merasa tersinggung teman perempuannya tidak berpamitan.

Sesampainya di pintu masuk diskotek,  Ima atau teman perempuan Ferinanto bertemu dengan Bastian. Keduanya saling mengobrol. Melihat itu, Ferinanto merasa tersinggung dan langsung melabrak Bastian.

Selanjutnya, kedua pria itu terlibat cekcok dan akhirnya berujung penganiayaan. Polisi menyita sebilah pisau taji atau pisau kecil.

Bastian mengalami sejumlah luka robek di bagian tubuhnya. Bastian juga harus dibawa kd RSUD dr. Soedono Madiun untuk menjalani perawatan. "Ini masih dirawat di rumah sakit. Bastian mengalami luka akibat terkena sabetan pisau taji dari tangan Ferinanto," jelas Logos.