Pacitan Ingin Jadi Lumbung Atlet Nasional Tapi Fasilitas Kurang

Pemain voli Indonesia Novia Andriyanti menerima bola dalam pertandingan klasifikasi voli putri Asian Games 2018 melawan Filipina di GOR Bulungan, Jakarta, Sabtu (1/9/2018). (Antara/Inasgoc - Agung Supriyanto)
29 Oktober 2018 20:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, PACITAN -- Kabupaten Pacitan diharapkan bisa menjadi lumbung atlet nasional. Namun fasilitas untuk mendukung terwujudnya harapan itu belum lengkap meskipun potensi yang dimiliki kabupaten berjuluk Kota 1001 Gua itu cukup besar.

"Potensi memang ada. Fasilitas untuk pembinaan mulai banyak yang terbangun. Tapi kami akui fasilitas yang ada belum lengkap," kata Bupati Pacitan Indartato di sela pelepasan Sepeda Nusantara 2018 di Alun-alun Pacitan, Minggu (28/10/2018).

Dia menambahkan saat ini stadion sepak bola sudah terbangun. Selain itu satu gelanggang olahraga tertutup yang cukup besar dan bisa digunakan untuk beberapa cabang olahraga mulai dari bola voli, bola basket maupun bulu tangkis. Semua fasilitas itu berada tidak jauh dari Pantai Teleng Ria.

"Tak jauh dari situ [kompleks olahraga] juga ada asrama. Tapi semuanya tetap butuh penunjang mulai dari peralatan hingga pelatih," kata Bupati Indartato.

Khusus untuk cabang olahraga yang dinilai sukses di antaranya adalah cabang bola voli. Saat ini beberapa pemain asli Pacitan memperluat tim-tim papan atas. Bahkan dua di antaranya yaitu Veleg Dhany Ristan Krisnawan dan Novia Andriyanti masuk dalam tim Asian Games 2018 lalu.

Selain itu pembinaan cabang olahraga khususnya cross country juga terus digalakkan. Bahkan pembinaan mulai dilakukan mulai SD dan SMP. Kultur daerah yang pegunungan dan pantai memang sangat mendukung cabang olahraga ini.

"Ada satu yang kami harapkan bisa secepatnya terealisasi yaitu kolam renang. Harapan kami ada bantuan dari pemerintah pusat dalam ini Kemenpora karena potensi atlet renang sangat besar," kata Bupati asal Kecamatan Ngadirojo itu.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Pacitan, Endang Surjasri, menuturkan pihaknya saat ini terus melakukan pembinaan meski belum sepenuhnya maksimal.

"Sinergi dengan Kemenpora memang kami butuhkan. Misalnya kami ingin bantuan untuk pelatihan para pelatih dari berbagai cabang olahraga," kata Endang Surjasri di sela-sela pelaksanaan Sepeda Nusantara 2018.

Sementara itu Kepala Biro Hukum dan Humas Kemenpora Sanusi mengatakan pihaknya akan memfasilitasi harapan dari pemerintah Kabupaten Pacitan dengan menjalin komunikasi dengan pihak Kemenpora yang khusus mengurus pembinaan maupun sarana dan prasarana.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara