Air Bersih Terus Dipasok untuk 3.500 Warga Terdampak Kekeringan di Magetan

Warga Desa Sayutan, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, mengambil air yang dikirim BPBD Magetan, Senin (15/10 - 2018). (Istimewa/BPBD Magetan)
29 Oktober 2018 10:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, MAGETAN -- Sedikitnya 3.500 jiwa di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengalami krisis air bersih. Mereka berada di dua wilayah kecamatan yaitu Kecamatan Parang dan Kecamatan Karas.

Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan, Fery Yoga Saputra, Sabtu (27/10/2018), mengatakan dari jumlah tersebut, sekitar 2.000 jiwa berada di Dusun Sumbermeneng dan Pentuk Desa Kuwon, Kecamatan Karas.

"Ada sekitar 2.000 jiwa di dua dusun di Desa Kuwon yang terdampak krisis air, yaitu Dusun Sumbermeneng dan Pentuk," ucapnya. Dia menambahkan warga yang terdampak krisis air bersih di Desa Kuwon, tersebar di delapan wilayah RT.

Sedangkan di Kecamatan Parang, wilayah yang terdampak krisis air bersih tersebar di empat RT sekitar 1.500 jiwa. Menurut dia, Pemkab Magetan melakukan pendistribusian air bersih secara merata berdasarkan kebutuhan warga terdampak.

"Kami BPBD bersama PMI, TNI dan Polri dan semua elemen yang ada di Kabupaten Magetan siap sewaktu-waktu melakukan dropping air bersih ke sejumlah wilayah yang mengalami krisis air bersih," katanya.

Fery Yoga Sapura menginformasikan masyarakat Magetan yang membutuhkan air bersih bisa menghubungi BPBD melalui telepon (0351) 89111 atau berkirim surat kepada BPBD.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara