Penjual Soto Ngawi Terkapar di Parit Saat BAB

Ilustrasi mayat. (Solopos/Whisnu Paksa)
28 Oktober 2018 12:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, NGAWI -- Pasar Kerten di Desa Teguhan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, mendadak ramai dipenuhi warga, Sabtu (27/10/2018) malam. Keramaian ini disebabkan seorang pria penjual soto ditemukan tak sadarkan diri di parit sekitar pasar.

Kasubbag Humas Polres Ngawi, AKP Eko Setyo Martono, mengatakan penjual soto itu bernama Suwandi, 68, warga Desa Teguhan, Paron. Suwandi adalah penjual soto Madura di Pasar Kerten.

Menurut keterangan keluarga di lokasi, malam itu Suwandi beserta adik ipar dan keponakannya berjualan soto Madura seperti biasa di Pasar Kerten. Suwandi lalu berpamitan kepada adik iparnya, Suparti, hendak buang air besar di parit di belakang warungnya.

"Penjual soto itu mau ke parit untuk buang air besar. Ia membawa ember  berisi air," ujar dia, Minggu (28/10/2018).

Namun, setelah 30 menit berselang Suwandi tidak kunjung kembali dari buang air besar. Keluarga pun curiga dan kemudian melihatnya ke parit.

Adik iparnnya kaget meliha Suwandi sudah terkapar di parit. Warga lalu berdatangan menolong pria itu. Saat dievakuasi denyut nadi Suwandi masih ada dan selanjutnya dilarikan ke Puskesmas Kerten.

"Saat hendak dirawat, nyawa korban sudah tidak ada dan dinyatakan telah meninggal dunia," ujar dia.

Pemeriksaan dari tim medis menyebutkan Suwandi menderita penyakit jantung dan diduga saat itu penyakitnya kambuh hingga berujung hilangnya nyawa. Tidak ada luka-luka di tubuh korban.

"Keluarga menerima peristiwa ini sebagai musibah dan tidak ada unsur kekerasan. Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan," jelas Eko.