Pekikan Sumpah Pemuda di Gelapnya Hutan Pinus Madiun

Pertunjukan musik jaz yang disisipi ikrar Sumpah Pemuda di lereng Gunung Wilis, Madiun, Sabtu (27/10 - 2018) malam. (Solopos/Abdul Jalil)
28 Oktober 2018 13:15 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Sumpah Pemuda yang biasanya diperingati setiap 28 Oktober menjadi momentum melecut semangat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk memperingati hari bersejarah itu.

Salah satunya dilakukan kelompok pencinta alam di Madiun dengan memekikkan ikrar Sumpah Pemuda di lereng Gunung Wilis, Madiun, Sabtu (27/10/2018) malam. Di lereng gunung yang memiliki ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut (MDPL) itu, seratusan orang berikrar Sumpah Pemuda.

Sumpah Pemuda merupakan keputusan bersama para pemuda dalam Kongres Pemuda di Batavia atau Jakarta pada 28 Oktober 1928.

Seratusan orang pencinta alam yang mengikuti kegiatan Jazz Forest Camp Melodi Padamu Negeri di wanawisata Gligi Forest Park, Desa Kepel, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Sabtu malam, serentak berdiri setelah alunan musik jazz jeda. Dua orang berdiri di panggung musik dan mulai membacakan teks Sumpah Pemuda.

Dinginnya suasana di kaki gunung Wilis seperti hilang seketika saat seratusan orang di Gligi Forest Park ini mengikuti untuk menirukan isi Sumpah Pemuda. Setelah berikrar Sumpah Pemuda, lantunan lagu Bagimu Negeri dan Garuda Pancasila dinyanyikan bersama-sama.

Di tengah hutan pinus yang temaram, mereka menyanyikan lagu-lagu yang penuh arti dan rasa nasionalisme itu.

Ketua panitia acara, Lukas Dwi, mengatakan ikrar Sumpah Pemuda secara spontan dibacakan karena acara itu bertepatan dengan peringatan hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober. Menurut dia, ikrar Sumpah Pemuda ini penting untuk menumbuhkan rasa kebangsaan dan nasionalisme masyarakat khususnya pemuda.

"Tadi itu aksi spontan yang dilakukan teman-teman. Karena memang momennya tepat. Ini sebagai salah satu bentuk rasa nasionalisme kami," jelas dia.

Dalam kegiatan ini, seratusan orang dari berbagai daerah berkemah di hutan pinus Desa Kepel. Selain itu mereka juga menikmati alunan musik jaz semalam suntuk.

Dalam kegiatan itu juga hadir Bupati Madiun Ahmad Dawami Ragil Saputro. Bupati mengapresiasi kegiatan itu dan sangat senang lagu-lagu kebangsaan dinyanyikan dalam acara kreatif seperti itu.