Puluhan Peserta Tes CPNS Kota Madiun Gugur Sebelum Ikuti CAT

Sejumlah peserta melihat papan pengumuman hasil seleksi tes CAT untuk formasi di Pemkot Madiun di depan Asrama Haji setempat, Sabtu (27/10/2018). (Abdul Jalil - Madiunpos.com)
27 Oktober 2018 17:45 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Puluhan peserta seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemkot Madiun tidak mengikuti computer assisted test (CAT) dalam dua hari pelaksanaan tes. Akibatnya, mereka dinyatakan gugur sebelum mengikuti seleksi yang diselenggarakan di Asrama Haji Kota Madiun.

Pantauan Madiunpos.com di Asrama Haji Madiun, Sabtu (27/10/2018) siang, puluhan orang terlihat mengantre masuk ke ruang tes. Setiap peserta harus melakukan registrasi di pintu masuk kemudian menjalani pemeriksaan dan dicek kesesuaian antara kartu ujian dengan KTP.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Madiun, Haris Rahmanudin, mengatakan tes CAT rekrutmen CPNS Pemkot Madiun dilaksanakan selama tiga hari dan telah dimulai Jumat (26/10/2018) dan berlangsung hingga Minggu (28/10/2018). Jumlah peserta CAT CPNS Kota Madiun 3.051 orang.

Haris mengatakan pada hari pertama pelaksanaan tes ada sekitar 40 peserta tidak mengikuti tes. Pada hari kedua ini juga terdata masih ada sejumlah peserta tidak hadir mengikuti tes CAT.

"Per sesi rata-rata ada lima orang yang tidak ikut tes. Kalau hari pertama sampai 40 orang yang tidak hadir," ujar dia.

Selain tidak hadir mengikuti tes, kata Haris, ada sejumlah peserta seleksi CPNS Pemkot Madiun juga telat datang ke lokasi seleksi. Akibatnya, mereka tidak diperbolehkan masuk dan tidak diperbolehkan mengikuti tes CPNS.

Menurut dia panitia tidak memberikan toleransi sama sekali untuk peserta yang telat mengikuti ujian CPNS ini. Karena sebelumnya panitia telah mengumumkan untuk seluruh peserta bisa datang satu jam sebelum jadwal yang telah ditentukan.

"Tadi masih ada yang telat datang. Padahal tadi rumahnya juga Kota Madiun. Telatnya malah sampai 30 menit. Ya ga kita bolehkan masuk. Peserta harus on time saat mengikuti seleksi ini," kata dia.

Bagi peserta yang absen atau tidak hadir dan peserta yang telat secara otomatis dinyatakan gugur dan tidak lulus tes CAT. Dalam pelaksanaan tea CAT di Kota Madiun, Haris menjelaskan tidak ada kendala teknis yang dialami peserta. Dua hari terakhir pelaksanaan tes lancar dan tertib.

Untuk Kota Madiun seleksi CPNS akan dilaksanakan selama tiga hari. Untuk hari pertama ada empat sesi dan hari kedua ketiga akan ada enam sesi per hari. Ini dilakukan karena keterbasan komputer yang disediakan BKN di Asrama Haji Madiun.

"Awalnya kan mau ada 400 komputer yang disediakan, tetapi ternyata yang didatangkan BKN hanya 190 komputer. Jadi jadwal sebelumnya untuk Kota Madiun yang awalnya hanya dua hari menjadi tiga hari," terang Haris.

Setiap peserta tes saat masuk harus membawa kartu peserta, KTP, serta pensil. Untuk peserta yang diketahui menyontek akan langsung gugur.

Pelaksanaan tes CAT di Kota Madiun berjalan sangat ketat. Ada 11 pengawas dari BKN yang mengawasi pelaksanaan tes. Selain itu juga ada 12 kamera CCTV yang mengawasi pelaksanaan tes CPNS di Asrama Haji.

"Setiap peserta diberi waktu 90 menit untuk mengerjakan 100 soal. Kemudian selesai istirahat 30 menit. Kemudian dilanjutkan peserta berikutnya," jelas dia.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya