Viral Talas Jumbo Ponorogo Sebesar Knalpot Bikin Netizen Baper

Warga melihat talas berukuran jumbo yang tumbuh di Kecamatan Ngrayun, Ponorogo. (Istimewa/Semua Tentang Ponorogo)
12 Oktober 2018 13:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO -- Sebuah umbian-umbian jenis talas berukuran jumbo tumbuh subur di wilayah Ngrayun, Kabupaten Ponorogo. Ukuran talas yang tumbuh di Ngrayun ini bahkan ada yang sampai sebesar batang knalpot sepeda motor.

Talas berukuran jumbo ini pun sempat menjadi viral di media sosial. Salah satu yang memposting informasi mengenai talas raksasa ini adalah komunitas Facebook, Semua Tentang Ponorogo (Setenpo).

Sejak diunggah pada 10 Oktober 2018 pukul 18.39 WIB hingga Jumat (12/10/2018) pukul 10.00 WIB, unggahan ini sudah dibagikan sebanyak 210 kali dan mendapatkan 284 komentar.

Admin Setenpo mengunggah sebuah postingan berisi narasi dan beberapa foto yang memperlihatkan ukuran talas jumbo yang tumbuh di Ngrayun.

Untuk diketahui, wilayah Kecamatan Ngrayun merupakan salah satu daerah subur dan bisa ditanami dengan berbaga jenis tumbuhan. Salah satu yang tumbuh subur yaitu varian talas berukuran jumbo. Warga Ngrayun menyebutnya dengan sebutan bentul.

Netizen menyebut meskipun berukuran sangat besar, tetapi ini bukan talas ajaib melainkan jenis talas berukuran besar.

"Di Ngrayun, warga menyebutnya dengan sebutan Bentul. Meski ukurannya hora umum, talas ini bukan talas ajaib namun memang jenis yang berukuran besar," tulis admin Setenpo yang dikutip Madiunpos.com.

Talas jumbo menurut informasi bisa dikonsumsi, namun dengan pengolahan khusus. Setelah talas dipanen, talas dibiarkan beberapa hari supaya getahnya berkurang. Talas yang sudah selesai dijemur kemudian direndam dengan air garam. Selanjutnya talas jumbo bisa diolah menjadi berbagai bahan makanan seperti direbus, digoreng, atau dibuat sayuran.

Berbagai ekspresi kekaguman pun diutarakan para netizen. Ada beberapa netizen yang justru terbawa perasaan (baper) dengan mengingat masa lalu saat kerap mengonsumsi talas.

"Masyaallah gedene. Kok medeniii. Koyok ulooo," tulis pemilik akun Nur Hasanah di kolom komentar.

"Kimau tak kiro bongkotan pring min,,kok iso duowooo," tulis pemilik akun Ennya.

Psmilik akun Facebook Dwi R menanyakan talas itu beracun atau tidak. Soalnya dia mengaku baru mengetahui talas tersebut.

"Ngono kwi mendemi po ra mind. Aq sek tas weruh," tulis Dwi R. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya