Kota Madiun Kirim Belasan Sukarelawan Bencana ke Sulteng

Kerusakan akibat gempa 7,4 pada skala richter (SR) di kawasan Kampung Petobo, Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (2/10 - 2018). (Antara / Muhammad Adimaja)
12 Oktober 2018 02:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Sejumlah sukarelawan asal Kota Madiun, Jawa Timur, akan berangkat ke Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk membantu penanganan para korban bencana gempa dan tsunami di Palu, Donggala, dan Sigi.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PP dan PA) Kota Madiun Heri Suwartono, di Madiun, Jawa Timur, Kamis (11/10/2018), mengatakan sukarelawan yang dikirim antara lain lima orang dari BPBD setempat dan saat ini berada di Posko Jawa Timur di BPBD Jatim.

Selain itu, dari Dinsos PP dan PA Kota Madiun juga mengirimkan lima orang dari Tagana dan lima sukarelawan dari PMI.

"Keberadaan mereka untuk membantu dan menggantikan sukarelawan lainnya di lokasi bencana. Namun, keberangkatannya ke lokasi bencana masih menunggu instruksi dari sana [Posko Jatim]," kata Heri Suwartono.

Dalam membantu penanganan becana alam di Sulawesi Tengah, Pemkot Madiun mengupayakan bantuan baik dalam bentuk barang, uang, dan juga tenaga.

Adapun bantuan dalam bentuk barang, di antaranya adalah air mineral 175 karton, mi instan 545 karton, beras delapan sak, terpal dan tikar 71 gulung, serta popok bayi, dan pembalut wanita 57 karton.

Selain itu, juga ada susu dan biskuit, perlengkapan mandi, perlengkapan bayi, selimut, perlengkapan salat, kebutuhan dapur, sambal pecel, dan lempeng, serta pakaian layak pakai. Sedangkan dalam bentuk uang, terkumpul sebanyak Rp106.542.700.

"Bantuan dalam bentuk barang dan uang tersebut telah disalurkan ke posko yang ada di BPBD Jawa Timur untuk kemudian dikirim ke Sulawesi Tengah melalui kapal perang TNI Angkatan Laut," kata Heri.

Pihaknya berharap bantuan yang disalurkan tersebut, baik dalam bentuk uang dan barang dapat bermanfaat bagi para korban bencana. Demikian juga, sukarelawan yang dikirim dapat bertugas maksimal sehingga penanganan bencana dapat segera teratasi.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara