Jatim Bakal Panen 711.824 Anak Sapi Hasil Inseminasi Buatan

Panen anak sapi atau pedet. (Harian Jogja/Desi Suryanto)
11 Oktober 2018 14:05 WIB Peni Widarti Madiun Share :

Madiunpos.com, SURABAYA -- Provinsi Jawa Timur (Jatim) bakal memanen sekitar 711.824 ekor anak sapi atau pedet hasil program inseminasi buatan (IB) dalam Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) tahun 2018 ini.

Kepala Dinas Peternakan Jawa Timur, Wemmy Niamawati, mengatakan tahun ini Jatim ditarget mampu melaksanakan inseminasi buatan sebanyak lebih dari 1,29 juta ekor atau sekitar 43% dari total target nasional. Hingga saat ini realisasi IB di Jatim mencapai 120% dengan angka kelahiran 98%.

"Dari target tersebut, yang telah dipanen sampai 4 Oktober 2018 sebanyak 711.824 ekor sapi pedet. Nanti seremoni panen akan dilakukan di Blitar sebanyak 2.500 ekor," ujarnya kepada Bisnis/JIBI, Rabu (10/10/2018).

Wemmy mengakui memang tidak mudah dalam melaksanakan program IB lantaran petugas kawin suntik harus secara door to door atau dari kandang ke kandang memeriksa sapi, sekaligus penyuluhan kepada para peternaknya.

"Dalam penyuluhan, peternak juga harus dilatih dengan benar, bagaimana cara mengamati sapi birahi," katanya.

Dia menambahkan saat ini jumlah petugas kawin suntik dari Dinas Peternakan Jatim sebanyak 1.436 petugas. Sebanyak 80% di antaranya merupakan petugas swadaya dan 20% merupakan pegawai negeri sipil (PNS).

Adapun dalam program Upsus Siwab pada tahun lalu, Provinsi Jatim telah mampu merealisasikan program IB sebanyak 1,69 juta ekor lebih atau mencapai 124,32% dari yang ditargetkan sebanyak 1,36 juta ekor.

Kesuksesan tersebut menjadikan Jatim dipilih sebagai lokasi pelaksanaan panen sapi pedet 2018, tepatnya di Kabupaten Blitar yang rencananya bakal digelar pada 19-21 Oktober 2018.

Dalam kesempatan yang berbeda, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan rencana kegiatan panen sapi pedet dan kontes ternak 2018 bakal dilaksanakan di lapangan terbuka milik Perum Perhutani dan Perum Jasa Tirta, Bendungan Lodoyo/Serut, Desa Derungan, Kecamatan Kademangan, Blitar.

"Kontes ternak dan panen pedet ini tidak hanya ajang kontes semata karena akan diikuti seluruh daerah tingkat kota/kabupaten se-Jawa Timur dan juga akan menghadirkan petani peternak terbaik dari 34 provinsi," jelasnya.

Amran menambahkan pihaknya juga meminta agar balai-balai inseminasi dan litbang Kementan menghadirkan 100 ekor sapi varian baru Belgian Blue dalam gelaran kontes ternak tersebut.

"Sapi Belgian Blue ini bagian dari program Kementan sejak tahun lalu. Sapi ini bisa berbobot 2 ton/ekor sehingga cocok dikembangkan peternak di sini," jelasnya.

Dia menambahkan pengembangan sapi Belgian Blue dengan teknologi transfer embrio ini memang belum banyak diketahui petani peternak Indonesia. Dengan menghadirkan sapi Belgian Blue diharapkan semakin dikenal oleh peternak.

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan, I Ketut Diamitra menambahkan kegiatan kontes ternak dan panen pedet ini dilaksanakan juga untuk mengapresiasi dan memotivasi kelompok petani peternak yang berpartisipasi mendukung Upsus Siwab.

"Harapannya kontes ini juga bisa menggugah semangat dan gairah masyarakat untuk terus mengembangkan usaha peternakan dan pemanfaatan sumber daya lokal," imbuhnya.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya