Doa & Tahlil Menggema dari Madiun untuk Korban Gempa Lombok dan Palu

Jemaah berdoa untuk para korban bencana alam di Lombok, Palu, Sigi, dan Donggala di Masjid Agung Baitul Hakim Kota Madiun, Rabu (10/10 - 2018). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
10 Oktober 2018 18:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Seribuan orang yang terdiri atas anggota TNI, Polri, masyarakat umum menggelar doa bersama untuk para korban bencana alam di Lombok dan Sulawesi Tengah. Kegiatan doa bersama digelar di Masjid Agung Baitul Hakim Kota Madiun, Rabu (10/10/2018) pagi.

Terlihat seribuan orang berdoa dengan khusyuk di dalam hingga luar masjid. Doa dan istighasah dipimpin Ketua PCNU Madiun, Mizan Basyari atau Gus Mizan. Selain membaca doa, seribuan umat Islam ini juga mengucap bacaan tahlil serta surat Yasin.

Kasrem 081/Dirotsaha Jaya Madiun, Letkol Inf. Agus Faridianto, mengatakan doa bersama digelar sebagai ungkapan belasungkawa kepada seluruh korban bencana alam di Lombok, Nusa Tenggara Barat, dan korban di wilayah Sigi, Palu, dan Donggala Sulawesi Utara.

"Semoga korban meninggal dalam bencana alam itu diterima di sisi Allah. Dan korban yang selamat diberi ketabahan," jelas dia seusai acara doa bersama.

Agus menuturkan doa bersama ini juga untuk mendoakan seluruh pasukan TNI, Polri, dan sukarelawan yang saat ini masih mencari para korban. Semoga seluruh korban bisa segera ditemukan.

"Semoga kita semua terhindar dari musibah. Dan cobaan ini bisa kita petik sebagai pelajaran," ujar dia.

Gempat bumi bermagnitudo 7,4 dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah pada 28 September 2018 telah menghancurkan tiga wilayah di provinsi itu yakni Palu, Donggala, dan Sigi.

Hingga kini, BNPB mencatat gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah telah menyebabkan 10.679 orang luka-luka dan 2.010 orang meninggal dunia. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya