Bupati Madiun Akan Bikin Kartu Yatim, Ini Sederet Manfaatnya

Caption : Salah satu anak yatim membawa bantuan berupa sembako dan uang tunai dari Pemkab Madiun di pendapa setempat, Selasa (9/10 - 2018) siang. (Abdul Jalil/Madiunpos.com)
10 Oktober 2018 08:45 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN - Pemerintah Kabupaten Madiun akan mengeluarkan Kartu Yatim bagi seluruh anak yatim yang ada di Kabupaten Madiun. Saat ini, pemerintah setempat akan melakukan pendataan seluruh anak yatim.

Bupati Madiun, Ahmad Dawami Ragil Saputro, mengatakan saat ini Pemkab Madiun belum memiliki data lengkap berapa jumlah anak yatim yang ada di Kabupaten Madiun. Untuk itu, ia memerintahkan kepada seluruh pemangku wilayah di desa-desa sampai di tingkat RT untuk mendata anak yatim.

Kaji Mbing, sapaan akrab bupati Madiun itu, akan segera membuat Kartu Yatim setelah seluruh data anak yatim terkumpul dan terverifikasi. Kartu Yatim ini nantinya akan menjadi pegangan bagi anak yatim untuk memperoleh fasilitas pendidikan dan kesehatan.

"Data anak yatim total berapa. Setelah jumlahnya ketemu. Nanti akan dibuat kebijakan seperti apa yang akan dilakukan. Anak yatim di Kabupaten Madiun ini sangat banyak sekali," jelas Kaji Mbing seusai menyantuni ratusan anak yatim di Pendapa Pemkab Madiun, Selasa (9/10/2018).

Dia mencontohkan Kartu Yatim ini nantinya bisa digunakan untuk menangguhkan biaya pendidikan saat anak yang bersangkutan benar-benar tidak memiliki biaya. "Kalau datanya lengkap kan enak kami mengambil kebijakan," imbuh dia.

Menurut bupati, kehidupan anak yatim ini memang harus dibantu. Jangan sampai anak yatim hanya dijadikan komoditas politik saja.

Keberlangsungan hidupnya selama ditinggal orang tuanya juga perlu mendapatkan perhatian. Jangan sampai anak yatim kurang kasing sayang dan kesulitan dalam mendapatkan akses kesehatan dan pendidikan.