Tak Ada Warga Kota Kediri Jadi Korban Gempa di Palu & Donggala

Bukit di Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah terbelah akibat gempa bumi 7,4 sR beberpa hari sebelumnya. (Twitter/Sutopo_PN)
09 Oktober 2018 00:05 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, KEDIRI -- Warga Kota Kediri, Jawa Timur,  tidak ada yang menjadi korban bencana yakni gempa bumi dan tsunami di Kota Palu, Kabupaten Donggala, dan Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

"Pemkot tidak mengirimkan transmigran ke Sulawesi Tengah. Sebelumnya, jika ada program transmigrasi tujuannya ke Kalimantan," kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Kediri Kristianto di Kediri, pekan lalu.

Dia menambahkanpemkot juga sudah lama tidak mengirimkan warganya untuk ikut program transmigrasi tersebut. Salah satunya, karena kuota yang dinilai sangat sedikit. Pada 2017, jumlah alokasi yang ikut transmigrasi hanya 65 kepala keluarga (KK).

Jumlah 65 KK itu harus dibagi untuk kabupaten/kota seluruh Jatim. Jumlah yang sama juga dialokasikan pada 2018 ini untuk keluarga yang ikut transmigrasi, sehingga Kota Kediri tidak ada alokasi untuk pengiriman transmigrasi.

Kristianto menjelaskan ada beberapa pertimbangan Kota Kediri tidak mendapatkan alokasi untuk transmigrasi. Selain karena jumlah pendaftar yang sedikit, banyak daerah lain yang ternyata mempunyai daftar panjang warganya untuk ikut transmigrasi, misalnya Pacitan, Banyuwangi, dan sejumlah daerah lainnya.

"Program transmigrasi itu semakin lama semakin turun. 2017 lalu, Jatim hanya 65 KK itu dibagi untuk 38 kabupaten/kota se-Jatim. Akhirnya Kediri tidak dapat jatah," katanya.

Ia juga menambahkan selama ini pemkot tidak begitu saja lepas tangan ketika ada warga Kota Kediri yang ikut transmigrasi, misalnya tetap ikut memantau perkembangan kehidupan mereka. Namun, ia mengakui tidak semua transmigran bisa sukses ketika tinggal di tempat baru.

Pemkot, kata dia, saat ini juga lebih mengoptimalkan pemberdayaan pada warga Kota Kediri, seperti memberikan pelatihan. Bahkan, pemkot sebelumnya telah memberikan pelatihan membuat kue basah pada warga. Selain itu, pelatihan kerajinan juga diberikan, sehingga bisa sebagai bekal mereka untuk berusaha.

Di Kota Kediri, jumlah UMKM juga semakin menunjukkan perkembangan signifikan, mencapai 31 ribu usaha dengan beragam usaha. Selain UMKM yang berkembang, sektor pendidikan juga akan dioptimalkan, dengan harapan sumber daya manusia (SDM) di kota ini juga akan lebih baik.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara