Cari Fosil Manusia Purba, Arkeolog Malah Temukan Ini di Sedimen Bengawan Solo Ngawi

Arkeolog gabungan dari Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (PPAN), Leiden University, dan Museum Naturalis Biodiversity Center Belanda melakukan ekskavasi di Bengawan Solo dekat Museum Trinil, Ngawi. (Antara)
06 Oktober 2018 19:00 WIB Newswire Madiun Share :

Madiunpos.com, NGAWI -- Tim Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (PPAN) bersama Universitas Leiden dan Museum Naturalis Biodiversity Center Belanda melakukan ekskavasi di sedimen Bengawan Solo di dekat Museum Trinil, Desa Kawu, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Di lokasi tersebut, mereka menemukan fosil gajah purba. Arkeolog dari PPAN Shinatria Adhityatama mengatakan ekskavasi yang dilakukannya tersebut merupakan bagian dari penelitian kehidupan manusia purba pithecanthropus erectus.

"Jadi penelitian ini sebetulnya kita mencoba mempelajari lagi penemuan dari Eugene Dubois tahun 1890-an. Bahwa di Trinil ini ditemukan manusia purba pertama homo erectus yang paling utuh dan bisa kita identifikasi," ujar Shinatria kepada wartawan, Jumat (5/10/2018), di Ngawi.

Menurut dia, timnya sudah melakukan ekskavasi di lokasi yang diyakini merupakan lingkungan hidup pithecanthropus erectus tersebut sejak tanggal 21 September 2018.

Selama dua pekan lebih melakukan ekskavasi, mereka berhasil menemukan sejumlah fosil hewan purba yang diperkirakan hidup pada zaman pleistosen atau sekitar 800.000 tahun lalu.

Di antaranya gajah purba atau stegodon, rusa dan beberapa fragmen hewan purba lainnya. "Sampai sejauh ini, kami belum menemukan tengkorak manusia purba, hanya fauna-fauna saja yang jumlahnya banyak sekali," terang Shinatria.

Fosil-fosil hasil temuan tersebut kemudian dikumpulkan untuk diidentifikasi dan diteliti lebih lanjut oleh tim gabungan arkeolog dua negara tersebut.

Melalui penelitian tersebut diharapkan dapat diketahui lebih dalam tentang habitat hidup manusia purba pithecanthropus erectus yang ditemukan oleh Uegene Dubois.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya

Sumber : Antara