Jangan Lewatkan, Pameran Alutsista Meriahkan HUT TNI di Madiun

Wali Kota Madiun, Sugeng Rismyanto, melihat salah satu senjata yang dipamerkan dalam Pameran Alutsista di Alun-alun Kota Madiun, Jumat (5/10 - 2018). (Istimewa/Pemkot Madiun)
06 Oktober 2018 08:40 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN – Pameran alat utama sistem pertahanan (alutsista) TNI di Jawa Timur dalam memperingati HUT ke-74 TNI hanya digelar di Kota Madiun dan Kota Malang. Untuk itu, masyarakat bisa memanfaatkan pameran ini untuk mengetahui dan melihat langsung deretan alutsista yang dimiliki TNI.

Pameran alutsista TNI di Kita Madiun digelar di alun-alun setempat dan dibuka secara resmi Jumat (5/10/2018). Pembukaan pameran Alutsista ini berlangsung meriah dan disaksikan ribuan orang.

Komandan Lanud Iswahjudi, Marsekal Pertama TNI Samsul Rizal, mengatakan ada seratusan alutsista yang dipamerkan, mulai dari antimortir, senapan api, kendaraan tempur, hingga pesawat. Alutsista yang dipamerkan merupakan milik TNI AU, TNI AD, dan Polri.

Dia menyampaikan pameran alutsista untuk memeriahkan HUT TNI di Jawa Timur hanya digelar di dua kota yakni Kota Madiun dan Kota Malang. Dia berharap masyarakat bisa memanfaatkan pameran ini secara optimal.

"Ada banyak alat pertahanan yang dipamerkan. Masyarakat bisa melihat, mengenal, sekaligus belajar langsung tentang peralatan tempur yang dimiliki TNI-Polri ini," ujar dia.

Pameran ini juga dibuka secara gratis dan terbuka untuk umum. Di setiap stan pameran juga ada petugas yang bisa ditanyai apapun.

Danlanud menuturkan alun-alun dipilih sebagai tempat pameran karena strategis, apalagi lokasinya berada di pusat kota. Sehingga akses informasi dan keluar masuk juga mudah.

"Pameran ini merupakan bukti kekuatan TNI-Pokri yang sudah semakin berkembang saat ini dan pertanggungjawaban TNI atas penggunaan anggaran masyarakat untuk pengadaan Alutsista," kata Samsul.

Wali Kota Madiun, Sugeng Rismiyanto, mengatakan masyarakat harus bangga karena Kota Madiun dipilih menjadi lokasi pameran Alutsista ini. Tentu kesempatan ini jarang diberikan, apalagi saat ini hanya ada dua kota yang dipilih sebagau tempat penyelenggaraan pameran di Jawa Timur.

"Masyarakat juga harus mendukung. Bukan hanya datang melihat tetapi juga menjadi tuan rumah yang baik bagi pengunjung dari luar daerah," jelas dia.