KPU Kabupaten Madiun Coret 1 Caleg dari DCT, Ini Sebabnya

Perwakilan partai politik membubuhkan tanda tangan deklarasi damai dalam Pemilu 2019 di Pendapa Pemkab Madiun, Kamis (4/10 - 2018). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
04 Oktober 2018 18:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Satu calon anggota legislatif di Kabupaten Madiun akhirnya dicoret dari daftar calon tetap (DCT) Pemilu Legislatif 2019. Sehingga caleg di Kabupaten Madiun tinggal sebanyak 426 caleg dari 16 partai politik peserta Pemilu 2019.

Ketua KPU Kabupaten Madiun, Anwar Soleh Azarkoni, mengatakan satu orang bakal caleg yang tidak lolos tahap DCT itu berasal dari Partai Demokrat. Satu bakal caleg tersebut tidak lolos karena ada aduan masyarakat tentang kondisi caleg tersebut.

Setelah ditelusuri dan proses klarifikasi ke partai pengusung, kata dia, caleg tersebut terpaksa dicoret dari daftar calon tetap. Sedangkan partai pengusung yakni Partai Demokrat tidak menggantikannya dengan calon yang lain.

"Ada aduan dari masyarakat terkait satu caleg itu. Aduannya caleg itu tidak bisa bekerja sepenuh waktu. Setelah ditelusuri ternyata benar dan kemudian dicoret dari DCT," kata dia seusai acara FGD dan Deklarasi Damai Pemilu 2019 bersama Forpimda, KPU, Bawaslu, ketua parpol, dan tim se-Kabupaten Madiun di Pendapa Pemkab Madiun, Kamis (4/10/2018) pagi.

Anwar menyampaikan sehingga saat ini ada 426 orang yang ditetapkan dalam DCT. Sebelumnya, caleg yang masuk DCS atau daftar calon sementara sebanyak 427 orang.

Dia menyampaikan saat ini 16 parpol yang menjadi peserta Pemilu 2019 telah menyerahkan laporan dana kampanye awal. 

Bupati Madiun, Ahmad Dawami Ragil Saputro, meminta kepada seluruh caleg maupun partai politik untuk berkampanye secara baik dan tidak menyebar berita bohong.

Selain itu, pria yang akrab didapa Kaji Mbing itu meminta politikus di Madiun untuk menjauhi ghibah maupun namimah atau adu domba dalam berkampanye.

"Saya berharap di Madiun bisa tenang dan damai. Kalau di luar panas ya biar di sana. Di Madiun jangan sampai seperti di pusat," ujar dia. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya