Kreatif, Mahasiswi UKWM Surabaya Bikin Tabir Surya dari Buah Bit

Mahasiswa UKWM Surabaya Maria Gracela menunjukkan sunscrean dari buat bit. (Bisnis/Istimewa)
04 Oktober 2018 14:05 WIB Peni Widarti Madiun Share :

Madiunpos.com, SURABAYA -- Buah bit merah dimanfaatkan mahasiswi Fakultas Farmasi Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (FF UKWMS), Maria Gracela, untuk membuat gel tabir surya atau sunscreen.

Maria Gracela terinspirasi oleh khasiat buat bernama latin Beta Vulgaris. Selama ini, buah bit sudah sering dicari dan dikonsumsi masyarakat karena memiliki kandungan antioksidan yang tinggi.

Maria mengatakan selain untuk manfaat kesehatan, buah bit juga kerap dimanfaatkan untuk pewarna kosmetik. Sedangkan untuk produk perawaran kulit belum pernah ada.

"Padahal umbi bit merah memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk skincare yang bermanfaat dan memiliki daya jual yang tinggi," katanya dalam rilis yang diterima Bisnis/JIBI, Selasa (2/10/2018).

Dia menjelaskan sinar UV (Ultra Violet) dari matahari yang terkena kulit secara terus-menerus bisa menjadi salah satu penyebab kerusakan pada kulit. Sunscreen merupakan produk skincare yang berfungsi untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.

“Menurut penelitian umbi bit merah mengandung senyawa betalain yang cukup tinggi yaitu sekitar 127,7 mg per 100 g umbi bit merah segar. Senyawa ini menangkal radikal bebas salah satunya adalah paparan sinar UV berlebihan," jelasnya.

Adapun bahan baku produk ini yaitu ekstrak umbi bit merah, gelling agent, humektan, water-resistant agent, dan pengawet. Buah bit sangat mudah ditemui di sentra agrobisnis dan beberapa pasar tradisional di Surabaya.

Untuk satu produk sunscreen, dibutuhkan kurang lebih 350 gram (2-4 umbi bit merah). Formula yang digunakan pada penelitian ini mengacu pada penelitian sebelumnya dengan basis gel.

"Basis gel dipilih karena memiliki karakteristik memberikan efek dingin setelah digunakan dan mudah dioleskan serta mudah diserap khasiatnya oleh kulit,” jelas Maria.

Pembuatan ekstrak membutuhkan waktu sekitar 24 jam karena suhu pembuatan ekstrak harus dijaga mengingat senyawa aktif dalam umbi bit tidak tahan panas. Bile melebihi >70°C, warna ekstrak akan menjadi coklat.

"Sedangkan pembuatan sunscreen gel hanya butuh waktu 30 menit," imbuhnya.

Maria menambahkan melalui uji pH, Viskositas, homogenitas, daya sebar, daya lekat dan iritasi, maka produk buatannya yang diberi nama Beeta Beauty ini telah memenuhi standar aman untuk digunakan langsung pada kulit.