Tunggakan Klaim BPJS Kesehatan di RSUD dr. Soedono Madiun Rp26 Miliar

Direktur RSUD dr. Soedono Madiun, dr. Bangun Trapsila Purwaka, memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (2/10 - 2018). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
02 Oktober 2018 20:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Tunggakan klaim BPJS Kesehatan di RSUD dr. Soedono Madiun mencapai Rp26 miliar. Meski demikian, operasional di rumah sakit pelat merah tersebut dijamin tidak terkendala karena masih memiliki cadangan pendanaan.

Direktur RSUD dr. Soedono Madiun, dr. Bangun Trapsila Purwaka, mengatakan tunggakan klaim BPJS di RSUD dr. Soedono saat ini mencapai Rp26 miliar. Tunggakan ini merupakan pelayanan RSUD dr. Soedono selama bulan Agustus 2018.

"Klaim tunggakan senilai Rp26 miliar itu hanya satu bulan, yaitu di bulan Agustus saja. Untuk bulan September belum kami klaim kan," ujar dia kepada wartawan di ruang rapat RSUD dr. Soedono, Selasa (2/10/2018).

Bangun menuturkan sesuai aturan seharusnya pembayaran klaim harus dilakukan BPJS maksimal 15 hari setelah klaim diajukan. Namun, untuk klaim bulan Agustus justru sampai awal Oktober ini belum cair.

Meski klaim tunggakan tersebut belum cair, kata dia, operasional di RSUD dr. Soedono dipastikan berjalan lancar. Pelayanan terhadap pasien BPJS juga berjalan seperti biasanya.

Menurut dia, tunggakan senilai Rp26 miliar cukup besar bagi RSUD dr. Soedono. Dia berharap BPJS bisa segera membayar klaim tagihan tersebut.

"Saya kira BPJS akan membayarnya lah. Untuk kebutuhan obat sudah terpenuhi, ga ada masalah untuk pelayanan," terang dia.

Untuk target pendapatan RSUD dr. Soedono tahun 2018 ini senilai Rp195 miliar. Hingga September realisasinya sudah mencapai 82%. Bangun optimistis target tersebut bisa terlampaui.

"Padahal kalau tunggakan BPJS ini dibayar. Mungkin target yang tercapai bisa mencapai 90%," terang dia.

Masyarakat yang berobat di RSUD dr. Soedono sebagian besar atau hampir 90% adalah pasien BPJS. Dia mengklaim selama ini tidak ada perbedaan pelayanan antara pasien umum dengan pasien BPJS. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya