Kereta Pesanan Bangladesh Belum Kelar, PT Inka Dapat Order dari Filipina

Kereta produksi PT Inka yang dipesan Bangladesh dikirim Selasa (2/10 - 2018). (Madiunpos.com/AbdulJalil)
02 Oktober 2018 18:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- PT Industri Kereta Api (Inka) kembali mendapatkan proyek pembuatan kereta api dari luar negeri. Negara yang memercayakan pembuatan kereta api kepada PT Inka kali ini adalah Filipina.

Saat ini PT Inka sedang mengerjakan kereta api pesanan Bangladesh sebanyak 250 kereta. Manajer Humas dan Protokoler PT Inka, Exiandri Bambang Primadani, mengatakan Filipina memesan kereta diesel sebanyak enam rangkaian, tiga unit lokomotif, dan 16 kereta penumpang. 

"Itu kami ditargetkan selesai 2020. Untuk nilai kontrak saya lupa nilainya," kata dia kepada wartawan saat Media Visit di pabrik PT Inka di Kota Madiun, Selasa (2/10/2018).

Dia menyampaikan proyek dari Filipina kontraknya dimulai 2018. Saat ini, pihaknya menghitung berapa kebutuhan material yang dibeli.

"Kami juga mencari vendor untuk membeli material tersebut beli di mana. Proses pengerjaan fisik belum dilakukan," terang dia.

Pria yang akrab disapa Doni itu menyampaikan untuk kereta pesanan dari Bangladesh saat ini masih proses pengerjaan. Namun, sebagian pesanan kereta itu akan dikirim Oktober 2018 ini.

Exiandri Bambang Primadani membeberkan kereta pesanan Bangladesh berbeda dibandingkan kereta yang ada di dalam negeri.

Kereta pesanan Bangladesh menurutnya lebih lebar dan bogie-nya lebih tinggi. Selain itu, kereta tersebut dilengkapi dengan kipas angin untuk kereta ekonomi dan AC untuk kereta eksekutif.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya