2 Pengendara Motor Meninggal Tertabrak Sugeng Rahayu di Ngawi

Achmad Sobirin, 18, korban selamat dalam kecelakaan karambol di Ngawi, Sabtu (29/9 - 2018) malam. (Istimewa/Polres Ngawi)
30 September 2018 18:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, NGAWI -- Bus Sugeng Rahayu jurusan Surabaya-Solo menabrak pengendara sepeda motor di Jl. Ir. Sukarno Ring Road Barat KM 04-05, Desa Beran, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, Sabtu (29/9/2018) malam.

Akibatnya, dua pria meninggal dunia dan satu orang mengalami luka-luka. Kasubbag Humas Polres Ngawi, AKP Eko Setyo Martono, mengatakan kecelakaan itu melibatkan satu bus dan dua sepeda motor.

Awalnya, sepeda motor Suzuki Shogun berpelat nomor AE 3822 MI yang dikendarai Andri Veri Fandi, 30, berboncengan dengan Iput Hartanto, 34, melaju dari timur ke barat. Di depannya melaju bus Sugeng Rahayu berpelat nomor W 9682 UZ yang dikemudikan Rahmad Budiono.

Keterangan dari saksi mata di lokasi menyebutkan Andri yang mengendarai Suzuki Shogun hendak mendahului bus Sugeng Rahayu di depannya melalui sisi kiri. Saat berhasil mendahului bus, sepeda motor yang dikendarai Andri langsung berada di sisi kanan di depan bus.

Lantaran jarak antara sepeda motor dan bus terlalu dekat, sopir bus Sugeng Rahayu menabrak sisi kanan sepeda motor itu. Pengemudi Sugeng Rahayu kemudian membanting setir ke sebelah kanan dan menabrak sepeda motor Honda CB150R berpelat nomor AE 5305 LU yang dituntun Achmad Sobirin, 18, di pinggir jalan.

"Pengendara sepeda motor Shogun kurang berhati-hati saat menyalip bus dan tidak memerhatikan situasi lalu lintas di jalan itu. Karena jarak antara bus dan sepeda motor terlalu dekat, kecelakaan pun tak dapat dihindari," jelas Eko.

Kedua pria yang mengendarai sepeda motor langsung meninggal di lokasi kejadian karena mengalami luka parah di bagian kepala. Sedangkan satu korban lainnya langsung dirawat di RSUD Dr. Suroto Ngawi.

"Dua korban yang meninggal dalam kecelakaan yaitu Andri Veri Fandi dan Iput Hartanto yang mengendarai sepeda motor Suzuki Shogun. Sedangkan satu korban yang mengalami luka-luka yakni Achmad Sobirin," jelas dia kepada Madiunpos.com, Minggu (30/9/2018).