Air Waduk Bening Madiun Menyusut Tak Pengaruhi Wisatawan

Kawasan wisata Waduk Bening, Saradan, Kabupaten Madiun, kondisi airnya menyusut saat musim kemarau, Jumat (28/9 - 2018). (Madiunpos.com/Abdul Jalil)
30 September 2018 13:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Penurunan debit air di Waduk Bening, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, tidak berpengaruh terhadap tingkat kunjungan wisatawan.

Debit air di Waduk Bening menunjukkan penurunan signifikan akibat kemaru. Air waduk menyusut hingga 8 meter dalam beberapa bulan terakhir. Ada sebagian sisi waduk yang terlihat mengering.

Pengelola Waduk Bening, Nur Hamid, mengatakan tingkat kunjungan wisatawan di Waduk Bening tetap stabil pada musim kemarau ini. Rata-rata dalam sepekan jumlah pengunjung mencapai 1.500 orang. Sedangkan saat musim liburan rata-rata 500 orang/hari atau sekitar 3.500 orang sepekan.

"Wisatawan tidak terpengaruh. Masih banyak orang yang datang ke sini," jelas dia, Jumat (28/9/2018).

Hamid menuturkan banyak pula warga yang datang ke Waduk Bening untuk memancing. Selain itu, sebagian warga yang datang merupakan pelajar dari sekolahan.

Beberapa fasilitas wisata di Waduk Bening yaitu wisata bendungan, wisata alam, outbound, camping ground, kuliner, spot pemancingan, dan spot foto prewedding. Sebenarnya ada objek wisata banana boat dan becak air. 

Namun, karena biaya operasionalnya cukup tinggi dan tidak sesuai dengan pemasukan, wahana itu ditutup. "Di sini juga kerap digunakan untuk tempat berkemah. Tiket masuknya Rp5.000/orang," terang dia.