PDAM Ponorogo Dapat Bantuan Bank Dunia Rp40 Miliar

ilustrasi air PDAM. (Solopos/Dok)
29 September 2018 10:30 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, PONOROGO – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Ponorogo bakal memperoleh bantuan pendanaan dari Bank Dunia sekitar Rp40 miliar atau senilai US$30.000. Bantuan dari Bank Dunia ini akan digunakan untuk pembenahan perangkat pipa dan sistem pengolahan air PDAM Tirta Dharman.

Direktur Utama PDAM Tirta Dharma Ponorogo, Lardi, mengatakan PDAM Tirta Dharma Ponorogo memperoleh bantuan dari Water Supply Sanitation and Hygiene (WASH) yang merupakan salah satu lembaga pendanaan Bank Dunia. Bantuan ini berupa suntikan dana senilai US$30.000 atau sekitar Rp40 miliar untuk mengerjakan proyek perbaikan pelayanan.

Dia menuturkan bantuan tersebut diberikan berupa barang dan kelengkapan untuk pelaksanaan proyek tersebut. Ada dua proyek pembenahan yang akan dilakukan yaitu penggantian pipa-pipa di instalasi kota kecamatan (IKK) Ponorogo dan pembuatan instalasi pengolahan air (IPA) di IKK Pulung.

Saat ini kedua proyek sedang dalam tahap penyusunan detail engineering design (DED). Apabila DED ini rampung pertengahan tahun 2018, maka awal 2019 proyek perbaikan itu baru bisa dilaksanakan.

"Tapi itu memperhitungkan kondisi alam sebab pekerjaan ini berhubungan dengan sumber air," jelas dia dalam siaran pers yang dikutip Madiunpos.com, Jumat (28/9/2018).

Penggantian pipa di IKK Ponorogo ini dilakukan karena pipa yang ada sudah tergolong tua karena pipa tersebut merupakan produksi tahun 1970-an. Selain itu, pipa-pipa ini juga mengandung banyak endapan.

Endapan ini terjadi karena proses kimiawi yang tidak bisa dihindari. Endapan yang ada di dalam pipa ini membuat diameter pipa menjadi lebih kecil dari ukuran semula sehingga air tersumbat.

Sedangkan di IKK Pulung akan dibuat IPA sehingga air akan menjadi lebih berkualitas. Air juga akan lebih lancar mengalir ke pelanggan.

"Kedua kegiatan ini untuk meningkatkan layanan kami agar bisa memenuhi standar pelayanan minimal kepada masyarakat. Akan ada peningkatan pasokan air ke pelanggan secara kuantitas dan kualitas," jelas dia.

Lebih lanjut, dengan adanya kedua pembenahan ini diprediksi akan berpengaruh pada peningkatan air. Di IKM Ponorogo debit air akan naik dari 10 liter per detik menjadi 101 liter per detik. Sedangkan di IKK Pulung akan naik 15 liter per detik atau menjadi 100 liter per detik. (Abdul Jalil/Madiunpos.com)