Pengelola Waduk Bening Madiun Kurangi Pasokan Air Irigasi untuk Petani

Air di Waduk Bening, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, menyusut saat musim kemarau, Jumat (28/9 - 2018). (Madiunpos.com/AbdulJalil)
29 September 2018 04:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MADIUN -- Pengelola Waduk Bening di Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, mengurangi debit air yang dialirkan ke saluran irigasi para petani. Hal itu sebagai dampak berlangsungnya musim kemarau yang menjadikan air Waduk Bening mengering.

Pantauan Madiunpos.com di Waduk Bening, Jumat (28/9/2018), debit air di waduk tersebut sudah mulai surut. Ada beberapa saluran irigasi dari waduk yang mengering.

Pengelola Waduk Bening Madiun, Nur Hamid, mengatakan saat ini terjadi penurunan debit air di waduk tersebut. Pihaknya juga sudah menurunkan aliran air untuk kebutuhan irigasi petani dari 2 meter kubik per detik menjadi 1,75 meter kubik per detik.

Menurut Nur Hamid, air yang masuk ke Waduk Bening Madiun hanya 0,85 meter kubik per detik. Sehingga terjadi defisit air yang ada di waduk karena air yang masuk lebih sedikit dibandingkan air yang keluar.

Dia menyampaikan saat ini sudah terjadi penurunan debit air mencapai 8 meter dari kedalaman waduk yang mencapai 33 meter. Nantinya kalau terjadi penurunan hingga empat meter lagi, waduk akan ditutup dan air tidak bisa dialirkan ke saluran irigasi petani.

"Elevasi Waduk Bening ini normalnya 108 MDPL. Untuk saat ini terjadi penuruan sehingga elevasinya sudah turun menjadi 100 MDPL. Nantinya kalau elevasinya turun lagi sampai ambang batas rendah yaitu 96 MDPL atau kurang 4 meter lagi, air tidak bisa dikeluarkan lagi," kata Hamid.

Waduk Bening ini, jelas Hamid, mengairi areal pertanian seluas 9.000 hektare di empat kecamatan di Kabupaten Nganjuk. Waduk Bening ini memang khusus untuk mengairi sawah di Kabupaten Nganjuk bukan di Kabupaten Madiun. Tempatnya saja berada di Kabupaten Madiun.

"Air dari Waduk Bening ini untuk mengairi pertanian padi dan brambang di empat kecamatan yang ada di Kabupaten Nganjuk," jelas dia.

Menurut Hamid, petani harus lebih bijak dalam menggunakan air karena kondisi debit air di Waduk Bening sudah mengkhawatirkan. Apalagi nanti kalau sumber air Waduk Bening sudah mengering, tentu debit air di waduk akan sangat berkurang. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya