Petani Ngawi Ditangkap Polisi Gara-Gara Curi Uang Rp700.000

Ilustrasi pencurian. (Solopos/Whisnu Paksa)
28 September 2018 11:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, NGAWI -- Seorang petani asal Desa Patalan, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, diringkus aparat Polsek Kendal karena diduga kerap mencuri uang, Kamis (27/9/2018).

Petani bernama Slamet Widodo itu sudah dua kali mencuri uang di salah satu rumah di Desa Simo. Kasubbag Humas Polres Ngawi, AKP Eko Setyo Martono, mengatakan Slamet Widodo ditangkap atas laporan Harti, warga Desa Simo, Kecamatan Kendal.

Harti mengaku sudah dua kali kehilangan uang tunai yang totalnya Rp700.000. Eko menuturkan Harti awalnya kehilangan uang tunai Rp500.000 pada Agustus 2018. Uang tersebut ditaruh di meja dalam rumahnya.

Kemudian Harti kembali kehilangan uang tunai Rp200.000 yang disimpan di boks dalam mobilnya yang diparkir di garasi rumah pada 16 September 2018. Harti kemudian melaporkan kejadian pencurian itu ke polisi.

"Anggota reskrim kemudian mengecek TKP dan memeriksa sejumlah saksi. Setelah dilakukan penyelidikan, kecurigaan mengarah ke Slamet Widodo. Kemudian polisi menangkapnya," jelas dia.

Kepada polisi, Slamet mengakui perbuatannya mencuri uang milik Harti. Slamet mengaku saat peristiwa pertama, ia masuk ke dalam rumah Harti dengan mencongkel pintu rumah kemudian mengambil uang Rp500.000 di meja.

"Pelaku diamankan di Polsek untuk dimintai keterangan lebih lanjut," ujar dia.