Penerbang Tempur Iswahjudi Lampaui 2.000 Jam Terbang dengan F-16

Danlanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Samsul Rizal (kiri) menyerahkan plakat 2.000 jam terbang kepada Mayor Pnb Bambang "Sphinx" Aulia Yudhistira, Rabu (26/9/2018). (Istimewa - Lanud Iswahjudi)
27 September 2018 12:05 WIB Abdul Jalil Madiun Share :

Madiunpos.com, MAGETAN -- Satu penerbang tempur TNI AU berhasil meraih 2.000 jam terbang dengan menggunakan pesawat F-16 Fighting Falcon. Penerbang tempur bernama Mayor Pnb Bambang "Sphinx" Aulia Yudhistira berhasil meraih 2.000 jam terbang setelah melaksanakan misi latihan Air Combat Tactic (ACT).

Keberhasilan prestasi 2.000 jam terbang ditandai dengan acara tradisi penyematan badge oleh Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Samsul Rizal di Skadron Udara 3 Lanud Iswahjudi, Rabu (26/9/2018).

Pencapaian 2.000 jam terbang dengan jet tempur buatan Lockheed Martin Amerika Serikat itu bagi seorang penerbang tempur tidaklah mudah. Butuh proses panjang dan berbagai tahapan untuk menempuh hingga mencapai 2.000 jam terbang.

Semakin tinggi jam terbang seorang penerbang, semakin tinggi pula profesionalitas penerbang dalam mengawaki alutsista. Sphinx merupakan panggilan yang diberikan untuk Mayor Pnb Bambang Aulia Yudhiatira.

Danlanud menyampaikan semakin tinggi capaian jam terbang seorang penerbang tempur menggambarkan semakin tinggi pula tingkat profesionalisme penerbang. Selain itu, penerbang tersebut lebih siap dalam melaksanakan misi operasi maupun latihan.

"Saya ucapkan selamat kepada Mayor Pnb Bambang Yudhistira Aulia atas capaian prestasi 2.000 jam terbang yang telah diraih," ujar dia.

Keberhasilan 2.000 jam terbang ini merupakan keberhasilan seluruh personel Skadron Udara 3 karena berkat dukungan dan kerja keras mereka dalam menyiapkan alutsista, sehingga pencapaian jam terbang berjalan aman.

Mayor Pnb Bambang "Sphinx" Aulia Yudhistira merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 2005. Saat ini Sphinx menjabat sebagai Dan Flight Ops B Skadron Udara 3.

Penerbang yang beristrikan drg. Rozie Puni Lestari itu sudah melaksanakan pendidikan Flying Instructors Course di Royal Australian Air Force (RAAF) tahun 2013. 

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya